WWW.HOKILOTTO.NET

HokiLotto - Minimal Deposit Rp. 15.000 dan Withdraw Rp.50.000 Lebih lanjut Hubungi kami Pin BBM 593C0E48 dan Line: hokilotto

WWW.QQDOMINO.NET

QQDOMINO MINIMAL DEPOSIT 50.000, BONUS NEW MEMBER 10% | BONUS CASHBACK 0.3% DAN BONUS REFRRAL 10%

WWW.BANDARQIU.NET

BandarQIU MINIMAL DEPOSIT 25.000, BONUS NEW MEMBER 10% | BONUS CASHBACK 0.3% | BONUS REFERRAL 20%

WWW.AYO99.NET

AYO99 MINIMAL DEPOSIT 15.000, BONUS REFERRAL 10%

WWW.POKERKIUKIU.NET

POKERKIUKIU MINIMAL DEPOSIT 15.000, BONUS REFERRAL 10%, TURNAMEN JACKPOT

WWW.SUKAQQ.NET

SukaQQ MINIMAL DEPOSIT 25.000, BONUS CASHBACK 0.3% BONUS REFERRAL 10%

WWW.POKERVOVO.NET

POKERVOVO MINIMAL DEPOSIT 25.000, BONUS REFERRAL 10%, TURNAMEN JACKPOT

SELAMAT DATANG DI WWW.QQDOMINO.NET BONUS NEW MEMBER 10% | CASHBACK 0.3% | REFERRAL 10%, CONTACT PERSON : LINE CSQQDOMINO | PIN BB 2B5C98BD

Senin, 30 November 2015

AGEN POKER ONLINE INDONESIA

Beberapa Daftar tabel nama di bawah ini merupakan kumpulan semua bandar agen situs Poker Online yaitu Domino QQ, Black Jack, Bandar Ceme, AduQQ, Capsa Susun. Adalah suatu situ Panduan Cara mendaftar Poker Online yang berupa dengan Uang Asli dan bisa di mainkan dengan aplikasih Android dan Iphone. Jadi anda semua tidak perlu khawatir lagi yang memilih situs mana yang terpercaya dan mana yang tidak percaya. Karena "Admin sudah menghapus Bandar Poker Online yang curang dan sama sekali tidak dapat dipercaya di Indonesia".

Daftar-daftar Nama Agen Situs Poker Online Terbaru dan Terbaik dan di Jamin Aman dan Terpercaya:

Nama Agen Bank Support Min. Deposit Daftar Judi Online
QQDOMINO BCA-BNI-MANDIRI-BRI-DANAMON 50.000
Daftar judi online domino poker QQDOMINO
BANDARQIU BCA-MANDIRI-BRI-BNI-DANAMON 25.000
Daftar judi online domino poker BandarQiu
SUKAQQ BCA-BRI-BNI-MANDIRI-DANAMON 25.000
Judi dominoqq
AYO99 BCA-MANDIRI-BRI-BNI-DANAMON 25.000
Daftar judi online domino poker AYO99
PokerVOVO BCA-MANDIRI-BRI-BNI-DANAMON-PANIN 15.000
Daftar judi online domino poker PokerVOVO
PokerKIUKIU BCA-MANDIRI-BRI-BNI-PANIN 15.000
Daftar judi online domino poker PokerKIUKIU

  • Silakan di Klik Tombol Daftar atau Registrasi setelah Halaman Situs Poker Terbuka
  • Minimal Deposit dan Bank Suport dapat berubah sewaktu-waktu
Info Situs Judi Domino Poker Online Indonesia hadir untuk kita semua pecinta permainan kartu poker online yang khususnya berada di Asia. Dengan Sistem berteknologi baru dan server berkecepatan tinggi yang akan membuat permainan poker Anda lebih seru dan menarik bersama temen-temen Anda maupun Saingan Anda. Cukup lakukan daftar dan langsung bermain tanpa Download. Info Situs Poker Online Indonesia dengan sistem server yang tinggi akan menjamin keaman data para member.

Judi Domino Poker Online Uang Asli maksudnya ialah permainan Poker yang dimainkan secara Online dan menggunakan Uang Asli sebagai Chips/Koin. Jenis permianan Poker Online ini yang paling umum adalah Texas Holdem Poker yaitu permainan yang memang banyak di kenal melalui Zynga di game Facebook. Karena menggunakan uang asli tentunya saja kita harus mempunyai  nomor rekening sebagai media transaksi pembelian Chips dan situs Poker Online uang asli di Indonesia sudah menggunakan bank lokal seperti BCA, Mandiri, BNI, BRI, dan Danamon sehingga memudahkan bagi para poker mania semua dalam bermain Poker Online ini.

Hati-hati Agen Situs Judi Domini Poker Online Penipu

Akhir-akhir ini banyak sekali wajah baru situs Poker Online yang bermunculan. Para pecinta Poker mestinya kudu jeli dalam memilih. Lindungi data-data diri Anda dari incaran para pembobol akun situs Poker Online. Terkadang ada Admin CS yang bermain di dalamnya. Situs Agen Judi Poker Penipu itu Biasanya REFERRAL UDAH BANYAK, AKUN DATA DI BLACKLIST/HAPUS. Saran saya kepada semua Admin CS Situs Poker Online. Semua Situs Poker Online harus ada form Lupa dengan Password dan tidak boleh meminta Reset Password kepada CS yang lagi jaga untuk menghindari kehilangan akun data. Semoga saran saya ini dapat di baca oleh salah satu CS Poker ke alamat e-mail contact Admin yang berada di sidebar situs ini, nanti biar Admin Hapus dari list dan akan Admin Posting di Group dan di Forum.

Kriteria situs Judi Domino Poker Online yang Terpercaya

Banyaknya Situs Poker Online Uang Asli yang bereda didunia maya akhir-akhir ini membuat para poker mania bingung situs mana si yang paling bisa kita percaya? sebelum Anda mendaftar ada baiknya perhatikan kriteria situs poker online yang Terpercaya berikut ini :

  • Deposit/Withdraw selalu di proses dengan cepat
  • Tidak menggunakan Bot/Robot yang dapat merugikan para pemain
  • Operator/Admin selalu siap melayani Chat/Memo selama 24 jam
  • Proses Lupa Pasword mudan dan cepat namun tetap aman
  • Admin dan Operator tidak ikut dalam bermain
  • Sever yang baik alias jarang ngelag
  • Aman dan Terpercaya
Persyaratan Bermain di Situs Judi Domino Poker Online Uang Asli
Tidak banyak persyaratan yang harus dipunyai oleh para pecinta poker yang ingin bermain di poker di situs Poker Online dari pengalaman saya selama ini dapat disimpulkan jika ingin mendaftar ke sejumlah Situs Poker Online persyaratannya yaitu :

  1. Saat mendaftar usia atau umur sudah mencapai 18 tahun
  2. Memiliki alamat email yang masih aktif
  3. Memiliki No. Hp yang masih aktif
  4. Memiliki No rekening. Nomor rekening menjadi hal yang mutlak harus dimiliki karena rekening digunakan yang ada di Indonesia baik itu Deposit (setor dana) atau Withdraw (tarik dana). Masing-masing situs poker online yang ada di Indonesia berbeda-beda dalam penggunaan jenis bank. Ada yang menggunakan rekening bank BCA, BNI, Mandiri, bahkan ada yang menggunakan bank BRI dan Danamon. Jika ingin mengetahui kategori ini Anda bisa lihat di kumpulan situs poker online rekening BRI atau kumpulan situs poker online rekening BNI atau yang lain di menu tab di website QQdomino ini. Kumpulan situs poker yang saya paparkan di atas ada juga yang menggunakan berbagai no. rekening bank yang lainnya.
  5. Komputer yang akan digunakan untuk bermain harus terpasang Adobe Flash Player.
  6. Jaringan Internet Anda tidak di blok oleh Nawala Project dan Internet Positif. 2 situs ini merupakan situs yang mempunyai tugas memblokir website-website porno, judi dan berbau sara. Jika hal ini terjadi Anda bisa mengatasinya dengan cara membuka situs poker yang di blok nawala project dan cara membuka situs Poker yang di Block AmalaDNS.

KEPERAWANAN KU YANG HILANG



Setiap orang pasti akan merasa bahagia bila mempunyai pasangan yang bisa diajak untuk berbagi suka dan duka. Akan tetapi, bagaimana jika orang yang kita sayangi hanya bisa diajak berbagi suka, sedangkan saat duka dia malah pergi? Tentu kita akan kesal dengan perbuatan yang dilakukannya.
Aku seorang wanita yang kini sudah berkeluarga. Umurku sekarang masih 15 tahun dan sebentar lagi akan punya anak, namun bukan anak yang kuharapkan, sebab ini bukan anak dari suamiku yang sah, melainkan dari laki-laki lain. Pada awalnya, sebagian orang bertanya mengapa aku menikah sedangkan umurku saja belum memenuhi syarat untuk menikah. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, akhirnya mereka tahu alasannya, yaitu karena aku hamil di luar nikah, nikah by accident.

Sebenarnya, sulit juga menghadapi kenyataan ini, namun apa daya, ini semua juga merupakan kesalahanku juga, sehingga aku hamil dalam usia yang sangat muda. Dan aku harus menanggungnya sendirian dan menanggung beabn malu atas semua perbuatanku dan mantan pacarku.
Kejadian tersebut menimpa diriku sekitar tujuh bulan yang lalu, yang diawali dengan hubunganku dengan seorang anak laki-laki kelas 3 SMP. Kami bersekolah di sekolah yang sama, tapi beda kelas. Sebut saja dia Wahyu, dia merupakan anaknya orang yang cukup kayak arena kedua orang tuanya kerja di luar negeri dan tiap bulan dia mendapat jatah tersendiri dari orang tuanya. Selama menjalin hubungan denganku, dia selalu menunjukkan sifat yang baik di hadapanku. Saat aku main ke rumahnya, dia juga terlihat rajin. Hal ini terlihat dari rumahnya yang bersih meski tidak ada pembantu yang disana.

Saat dia menembakku, aku merasa senang dan langsung ku terima ajakannya. Sejak saat itulah, kami sering jalan areng. Aku sering diajak ke rumah setelah pulang sekolah. Dia juga pernah mengantarku pulang dan pada saat itu ayahku tahu hubunganku dengan dia. Setelah menceritakan perihal kami berdua, ayahku menolak hubungan kami karena kami masih kecil. Apalagi pada saat itu kami masih kelas 3 SMP, dan sebentar lagi menghadapi ujian akhir. Namun, kami tidak pernah menghiraukan apa yang dikatakan ayahku.

Agar hubunganku tetap berlanjut dan tidak diketahui oleh ayahku, maka apabila kami pengen keluar kami langsung jalan setelah bel pulang berbunyi. Lama-kelamaan kami anggap cara ini tidak efektif karena waktu yang kami punya untuk keluar hanya sedikit sekali. Dan untuk mengatasi hal tersebut kami tetap kencan setiap hari libur sekolah. Kami menyuruh seorang teman cewek yang rumahnya dekat dengan Wahyu (tetangganya) untuk menjemputku dan kemudian mengantarku ke rumahnya. Setiap keluar, kami selalu bilang main ke rumah teman atau belajar kelompok. Karena ayahku tidak marah jika aku pergi dengan cewek, sehingga kencanku dengan Wahyu selalu aman dari ayahku.

Walaupun kami kencan, kami tidak pernah jalan-jalan, paling cuma shoping saja, yang kami lakukan hanya bermesraan saja di dalam kamar. Hal ini kami lakukan setiap aku main ke rumahnya. Karena orang tuanya tidak ada, kami bebas melakukan apa saja yang kami mau. Dan pada suatu ketika, kami bermesraan dan berciuman di dalam kamar, dia menciumiku, lalu karena tidak tahan lagi, kami melakukan perbuatan yang seharusnya tidak kami lakukan. Akhirnya benih bayi tersimpan dalam rahimku. Walaupun demikian, kami tidak pernah menyesal dengan apa yang kami lakukan. Kami masih melakukannya lagi sampai beberapa kali dalam kencan berikutnya.
Tentang kejadian tersebut, kami tidak pernah menceritakannya kepada siapapun. Kami ingin menyimpannya sebagai rahasia kami sendiri, dan orang tuaku pun tidak tahu soal yang kami lakukan waktu di rumahnya Wahyu.

Pada suatu hari, ketika bel istirahat berbunyi, aku dan Wahyu ketemuan di belakang sekolah, tiba-tiba saja kami sangat rindu. Akhirnya kami saling bermesraan dan lupa kalau sedang berada di sekolahan. Kami pun saling berciuman dengan mesra, tanpa kami sadari perbuatan yang kami lakukan telah disaksikan oleh seorang guru kami. Mau nggak mau, kami harus datang langsung ke kantor kepala sekolah untuk mempertanggungjawabkan perbuatan yang kami lakukan. Yang lebih mengejutkanku, ayahku juga langsung dipanggil ke kantor kepala sekolah. Setelah mendengar semua yang dikatakan kepala sekolah, ayah langsung memandangku dan tamparan mendarat di pipiku. Saat itu yang bisa ku lakukan hanya menangis dan menangis.

Keesokan harinya, setelah bangun tidur, tiba-tiba saja badanku terasa tidak enak dan terasa mual-mual. Ibu langsung memberikan obat pengurang rasa sakit. Beberapa menit kemudian ibu menghujaniku dengan berbagai pertanyaan yang menngingatkanku akan perbuatan yang telah ku lakukan dengan Wahyu. Sedikit demi sedikit, bibirku mulai bergerak dan menceritakan semuanya. Kontan, mendengar pengakuanku mereka langsung marah-marah. Saat itulah aku sadar bahwa semua yang ku lakukan merupakan kesalahan, namun apa daya nasi sudah menjadi bubur. Benih si jabang bayi sudah tertanam dalam rahimku, yang bisa ku lakukan hanya menyesal dan meminta pertanggungjawaban dari Wahyu.

Ayahku pun segera datang ke rumahnya dan meminta pertanggungjawabannya, mendengar hal tersebut dia bilang akan segera menikahiku dank arena Wahyu sudah berjanji, kami sekeluarga merasa tenang. Namun, kenyataannya sampai beberapa bulan dia tidak juga ke rumahku untuk mengurus pernikahan. Karena tidak sabar menunggu janji yang diberikan Wahyu, akhirnya ayahku menikahkanku dengan laki-laki lain agar kehormatan keluarga kami dapat terselamatkan.
Jika aku dapat memutar waktu untuk kembali ke masa lalu, maka aku tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi agar masa depanku tetap cerah seperti lainnya. Tapi sayang, semua itu hanya hayalanku semata yang takkan pernah menjadi kenyataan. 

MBAK SANTI ATASANKU YANG DOYAN NGENTOT



Mbak Santi kurang lebih baru 2 minggu bekerja sebagai atasanku sebagai Accounting Manager. Sebagai atasan baru, ia sering memanggilku ke ruang kerjanya untuk menjelaskan overbudget yang terjadi pada bulan sebelumnya, atau untuk menjelaskan laporan mingguan yang kubuat. Aku sendiri sudah termasuk staf senior. Tapi mungkin karena latar belakang pendidikanku tidak cukup mendukung, management memutuskan merekrutnya. Ia berasal dari sebuah perusahaan konsultan keuangan.

Usianya kutaksir sekitar 25 hingga 30 tahun. Sebagai atasan, sebelumnya kupanggil "Bu", walau usiaku sendiri 10 tahun di atasnya. Tapi atas permintaanya sendiri, seminggu yang lalu, ia mengatakan lebih suka bila di panggil "Mbak". Sejak saat itu mulai terbina suasana dan hubungan kerja yang hangat, tidak terlalu formal. Terutama karena sikapnya yang ramah. Ia sering langsung menyebut namaku, sesekali bila sedang bersama rekan kerja lainnya, ia menyebut "Pak".

Dan tanpa kusadari pula, diam-diam aku merasa betah dan nyaman bila memandang wajahnya yang cantik dan lembut menawan. Ia memang menawan karena sepasang bola matanya sewaktu-waktu dapat bernar-binar, atau menatap dengan tajam. Tapi di balik itu semua, ternyata ia suka mendikte. Mungkin karena telah menduduki jabatan yang cukup tinggi dalam usia yang relatif muda, kepercayaan dirinya pun cukup tinggi untuk menyuruh seseorang melaksanakan apa yang diinginkannya.


Mbak Santi selalu berpakaian formal. Ia selalu mengenakan blus dan rok hitam yang agak menggantung sedikit di atas lutut. Bila sedang berada di ruang kerjanya, diam-diam aku pun sering memandang lekukan pinggulnya ketika ia bangkit mengambil file dari rak folder di belakangnya. Walau bagian bawah roknya lebar, tetapi aku dapat melihat pinggul yang samar-samar tercetak dari baliknya. Sangat menarik, tidak besar tetapi jelas bentuknya membongkah, memaksa mata lelaki menerawang untuk mereka-reka keindahannya.

Di dalam ruang kerjanya yang besar, persis di samping meja kerjanya, terdapat seperangkat sofa yang sering dipergunakannya menerima tamu-tamu perusahaan. Sebagai Accounting Manager, tentu selalu ada pembicaraan-pembicaraan 'privacy' yang lebih nyaman dilakukan di ruang kerjanya daripada di ruang rapat.

Aku merasa beruntung bila dipanggil Mbak Santi untuk membahas cash flow keuangan di kursi sofa itu. Aku selalu duduk persis di depannya. Dan bila kami terlibat dalam pembicaraan yang cukup serius, ia tidak menyadari roknya yang agak tersingkap. Di situlah keberuntunganku. Aku dapat melirik sebagian kulit paha yang berwarna gading. Kadang-kadang lututnya agak sedikit terbuka sehingga aku berusaha untuk mengintip ujung pahanya. Tapi mataku selalu terbentur dalam kegelapan. Andai saja roknya tersingkap lebih tinggi dan kedua lututnya lebih terbuka, tentu akan dapat kupastikan apakah bulu-bulu halus yang tumbuh di lengannya juga tumbuh di sepanjang paha hingga ke pangkalnya. Bila kedua lututnya rapat kembali, lirikanku berpindah ke betisnya. Betis yang indah dan bersih. Terawat. Ketika aku terlena menatap kakinya, tiba-tiba aku dikejutkan oleh pertanyaan Mbak Santi...

"Theo, aku merasa bahwa kau sering melirik ke arah betisku. Apakah dugaanku salah?" Aku terdiam sejenak sambil tersenyum untuk menyembunyikan jantungku yang tiba-tiba berdebar.
"Theo, salahkah dugaanku?"
"Hmm.., ya, benar Mbak," jawabku mengaku, jujur. Mbak Santi tersenyum sambil menatap mataku.
"Mengapa?"

Aku membisu. Terasa sangat berat menjawab pertanyaan sederhana itu. Tapi ketika menengadah menatap wajahnya, kulihat bola matanya berbinar-binar menunggu jawabanku.

"Saya suka kaki Mbak. Suka betis Mbak. Indah. Dan..," setelah menarik nafas panjang, kukatakan alasan sebenarnya.
"Saya juga sering menduga-duga, apakah kaki Mbak juga ditumbuhi bulu-bulu."
"Persis seperti yang kuduga, kau pasti berkata jujur, apa adanya," kata Mbak Santi sambil sedikit mendorong kursi rodanya.
"Agar kau tidak penasaran menduga-duga, bagaimana kalau kuberi kesempatan memeriksanya sendiri?"
"Sebuah kehormatan besar untukku," jawabku sambil membungkukan kepala, sengaja sedikit bercanda untuk mencairkan pembicaraan yang kaku itu.
"Kompensasinya apa?"
"Sebagai rasa hormat dan tanda terima kasih, akan kuberikan sebuah ciuman."
"Bagus, aku suka. Bagian mana yang akan kau cium?"
"Betis yang indah itu!"
"Hanya sebuah ciuman?"
"Seribu kali pun aku bersedia."

Mbak Santi tersenyum manis dikulum. Ia berusaha manahan tawanya.

"Dan aku yang menentukan di bagian mana saja yang harus kau cium, OK?"
"I like it!" kata Mbak Santi sambil bangkit dari sofa.

Ia melangkah ke mejanya lalu menarik kursinya hingga ke luar dari kolong mejanya yang besar. Setelah menghempaskan pinggulnya di atas kursi kursi kerjanya yang besar dan empuk itu, Mbak Santi tersenyum. Matanya berbinar-binar seolah menaburkan sejuta pesona birahi. Pesona yang membutuhkan sanjungan dan pujaan.

"Periksalah, Theo. Berlutut di depanku!" Aku membisu. Terpana mendengar perintahnya.
"Kau tidak ingin memeriksanya, Theo?" tanya Mbak Santi sambil sedikit merenggangkan kedua lututnya.

Sejenak, aku berusaha meredakan debar-debar jantungku. Aku belum pernah diperintah seperti itu. Apalagi diperintah untuk berlutut oleh seorang wanita. Bibir Mbak Santi masih tetap tersenyum ketika ia lebih merenggangkan kedua lututnya.

"Theo, kau tahu warna apa yang tersembunyi di pangkal pahaku?" Aku menggeleng lemah, seolah ada kekuatan yang tiba-tiba merampas sendi-sendi di sekujur tubuhku.

Tatapanku terpaku ke dalam keremangan di antara celah lutut Mbak Lia yang meregang. Akhirnya aku bangkit menghampirinya, dan berlutut di depannya. Sebelah lututku menyentuh karpet. Wajahku menengadah. Mbak Tia masih tersenyum. Telapak tangannya mengusap pipiku beberapa kali, lalu berpindah ke rambutku, dan sedikit menekan kepalaku agar menunduk ke arah kakinya.

"Ingin tahu warnanya?" Aku mengangguk tak berdaya.
"Kunci dulu pintu itu," katanya sambil menunjuk pintu ruang kerjanya. Dan dengan patuh aku melaksanakan perintahnya, kemudian berlutut kembali di depannya.

Mbak Santi menopangkan kaki kanannya di atas kaki kirinya. Gerakannya lambat seperti bermalas-malasan. Pada saat itulah aku mendapat kesempatan memandang hingga ke pangkal pahanya. Dan kali ini tatapanku terbentur pada secarik kain tipis berwarna putih. Pasti ia memakai G-String, kataku dalam hati. Sebelum paha kanannya benar-benar tertopang di atas paha kirinya, aku masih sempat melihat bulu-bulu ikal yang menyembul dari sisi-sisi celana dalamnya. Segitiga tipis yang hanya selebar kira-kira dua jari itu terlalu kecil untuk menyembunyikan semua bulu yang mengitari pangkal pahanya. Bahkan sempat kulirik bayangan lipatan bibir di balik segitiga tipis itu.

"Suka?" Aku mengangguk sambil mengangkat kaki kiri Mbak Santi ke atas lututku.

Ujung hak sepatunya terasa agak menusuk. Kulepaskan klip tali sepatunya. Lalu aku menengadah. Sambil melepaskan sepatu itu. Mbak Santi mengangguk. Tak ada komentar penolakan. Aku menunduk kembali. Mengelus-elus pergelangan kakinya. Kakinya mulus tanpa cacat. Ternyata betisnya yang berwarna gading itu mulus tanpa bulu halus. Tapi di bagian atas lutut kulihat sedikit ditumbuhi bulu-bulu halus yang agak kehitaman. Sangat kontras dengan warna kulitnya. Aku terpana. Mungkinkah mulai dari atas lutut hingga.., hingga.. Aah, aku menghembuskan nafas. Rongga dadaku mulai terasa sesak. Wajahku sangat dekat dengan lututnya. Hembusan nafasku ternyata membuat bulu-bulu itu meremang.

"Indah sekali," kataku sambil mengelus-elus betisnya. Kenyal.
"Suka, Theo?" Aku mengangguk.
"Tunjukkan bahwa kau suka. Tunjukkan bahwa betisku indah!"

Aku mengangkat kaki Mbak Santi dari lututku. Sambil tetap mengelus betisnya, kuluruskan kaki yang menekuk itu. Aku sedikit membungkuk agar dapat mengecup pergelangan kakinya. Pada kecupan yang kedua, aku menjulurkan lidah agar dapat mengecup sambil menjilat, mencicipi kaki indah itu. Akibat kecupanku, Mbak Santi menurunkan paha kanan dari paha kirinya. Dan tak sengaja, kembali mataku terpesona melihat bagian dalam kanannya. Karena ingin melihat lebih jelas, kugigit bagian bawah roknya lalu menggerakkan kepalaku ke arah perutnya. Ketika melepaskan gigitanku, kudengar tawa tertahan, lalu ujung jari-jari tangan Mbak Santi mengangkat daguku. Aku menengadah.

"Kurang jelas, Theo?" Aku mengangguk.

Mbak Santi tersenyum nakal sambil mengusap-usap rambutku. Lalu telapak tangannya menekan bagian belakang kepalaku sehingga aku menunduk kembali. Di depan mataku kini terpampang keindahan pahanya. Tak pernah aku melihat paha semulus dan seindah itu. Bagian atas pahanya ditumbuhi bulu-bulu halus kehitaman. Bagian dalamnya juga ditumbuhi tetapi tidak selebat bagian atasnya, dan warna kehitaman itu agak memudar. Sangat kontras dengan pahanya yang berwarna gading.

Aku merinding. Karena ingin melihat paha itu lebih utuh, kuangkat kaki kanannya lebih tinggi lagi sambil mengecup bagian dalam lututnya. Dan paha itu semakin jelas. Menawan. Di paha bagian belakang mulus tanpa bulu. Karena gemas, kukecup berulang kali. Kecupan-kecupanku semakin lama semakin tinggi. Dan ketika hanya berjarak kira-kira selebar telapak tangan dari pangkal pahanya, kecupan-kecupanku berubah menjadi ciuman yang panas dan basah.

Sekarang hidungku sangat dekat dengan segitiga yang menutupi pangkal pahanya. Karena sangat dekat, walau tersembunyi, dengan jelas dapat kulihat bayangan bibir kewanitaannya. Ada segaris kebasahan terselip membayang di bagian tengah segitiga itu. Kebasahan yang dikelilingi rambut-rambut ikal yang menyelip dari kiri kanan G-stringnya. Sambil menatap pesona di depan mataku, aku menarik nafas dalam-dalam. Tercium aroma segar yang membuatku menjadi semakin tak berdaya. Aroma yang memaksaku terperangkap di antara kedua belah paha Mbak Santi. Ingin kusergap aroma itu dan menjilat kemulusannya.
Mbak Santi menghempaskan kepalanya ke sandaran kursi. Menarik nafas berulang kali. Sambil mengusap-usap rambutku, diangkatnya kaki kanannya sehingga roknya semakin tersingkap hingga tertahan di atas pangkal paha.

"Suka Theo?"
"Hmm.. Hmm..!" jawabku bergumam sambil memindahkan ciuman ke betis dan lutut kirinya.

Lalu kuraih pergelangan kaki kanannya, dan meletakkan telapaknya di pundakku. Kucium lipatan di belakang lututnya. Mbak Santi menggelinjang sambil menarik rambutku dengan manja. Lalu ketika ciuman-ciumanku merambat ke paha bagian dalam dan semakin lama semakin mendekati pangkal pahanya, terasa tarikan di rambutku semakin keras. Dan ketika bibirku mulai mengulum rambut-rambut ikal yang menyembul dari balik G-stringnya, tiba-tiba Mbak Santi mendorong kepalaku.

Aku tertegun. Menengadah. Kami saling menatap. Tak lama kemudian, sambil tersenyum menggoda, Mbak Santi menarik telapak kakinya dari pundakku. Ia lalu menekuk dan meletakkan telapak kaki kanannya di permukaan kursi. Pose yang sangat memabukkan. Sebelah kaki menekuk dan terbuka lebar di atas kursi, dan yang sebelah lagi menjuntai ke karpet.

"Suka Theo?"
"Hmm.. Hmm..!"
"Jawab!"
"Suka sekali!"

Pemandangan itu tak lama. Tiba-tiba saja Mbak Santi merapatkan kedua pahanya sambil menarik rambutku.

"Nanti ada yang melihat bayangan kita dari balik kaca. Masuk ke dalam, Theo," katanya sambil menunjuk kolong mejanya.

Aku terkesima. Mbak Santi merenggut bagian belakang kepalaku, dan menariknya perlahan. Aku tak berdaya. Tarikan perlahan itu tak mampu kutolak. Lalu Mbak Santi tiba-tiba membuka ke dua pahanya dan mendaratkan mulut dan hidungku di pangkal paha itu. Kebasahan yang terselip di antara kedua bibir kewanitaan terlihat semakin jelas. Semakin basah. Dan di situlah hidungku mendarat. Aku menarik nafas untuk menghirup aroma yang sangat menyegarkan. Aroma yang sedikit seperti daun pandan tetapi mampu membius saraf-saraf di rongga kepala.

"Suka Theo?"
"Hmm.. Hmm..!"
"Sekarang masuk ke dalam!" ulangnya sambil menunjuk kolong mejanya.

Aku merangkak ke kolong mejanya. Aku sudah tak dapat berpikir waras. Tak peduli dengan segala kegilaan yang sedang terjadi. Tak peduli dengan etika, dengan norma-norma bercinta, dengan sakral dalam percintaan. Aku hanya peduli dengan kedua belah paha mulus yang akan menjepit leherku, jari-jari tangan lentik yang akan menjambak rambutku, telapak tangan yang akan menekan bagian belakang kepalaku, aroma semerbak yang akan menerobos hidung dan memenuhi rongga dadaku, kelembutan dan kehangatan dua buah bibir kewanitaan yang menjepit lidahku, dan tetes-tetes birahi dari bibir kewanitaan yang harus kujilat berulang kali agar akhirnya dihadiahi segumpal lendir orgasme yang sudah sangat ingin kucucipi.

Di kolong meja, Mbak Santi membuka kedua belah pahanya lebar-lebar. Aku mengulurkan tangan untuk meraba celah basah di antara pahanya. Tapi ia menepis tanganku.

"Hanya lidah, Theo! OK?"

Aku mengangguk. Dan dengan cepat membenamkan wajahku di G-string yang menutupi pangkal pahanya. Menggosok-gosokkan hidungku sambil menghirup aroma pandan itu sedalam-dalamnya. Mbak Santi terkejut sejenak, lalu ia tertawa manja sambil mengusap-usap rambutku.

"Rupanya kau sudah tidak sabar ya, Theo?" katanya sambil melingkarkan pahanya di leherku.
"Hm..!"
"Haus?"
"Hm!"
"Jawab, Theo!" katanya sambil menyelipkan tangannya untuk mengangkat daguku. Aku menengadah.
"Haus!" jawabku singkat.

Tangan Mbak Santi bergerak melepaskan tali G-string yang terikat di kiri dan kanan pinggulnya. Aku terpana menatap keindahan dua buah bibir berwarna merah yang basah mengkilap. Sepasang bibir yang di bagian atasnya dihiasi tonjolan daging pembungkus clit yang berwarna pink. Aku termangu menatap keindahan yang terpampang persis di depan mataku.

"Jangan diam saja. Theo!" kata Mbak Santi sambil menekan bagian belakang kepalaku.
"Hirup aromanya!" sambungnya sambil menekan kepalaku sehingga hidungku terselip di antara bibir kewanitaannya.

Pahanya menjepit leherku sehingga aku tak dapat bergerak. Bibirku terjepit dan tertekan di antara dubur dan bagian bawah vaginanya. Karena harus bernafas, aku tak mempunyai pilihan kecuali menghirup udara dari celah bibir kewanitaannya. Hanya sedikit udara yang dapat kuhirup, sesak tetapi menyenangkan. Aku menghunjamkan hidungku lebih dalam lagi. Mbak Santi terpekik. Pinggulnya diangkat dan digosok-gosokkannya dengan liar hingga hidungku basah berlumuran tetes-tetes birahi yang mulai mengalir dari sumbernya. Aku mendengus. Mbak Santi menggelinjang dan kembali mengangkat pinggulnya. Kuhirup aroma kewanitaannya dalam-dalam, seolah vaginanya adalah nafas kehidupannku.

"Fantastis!" kata Mbak Santi sambil mendorong kepalaku dengan lembut. Aku menengadah. Ia tersenyum menatap hidungku yang telah licin dan basah.
"Enak 'kan?" sambungnya sambil membelai ujung hidungku.
"Segar!" Mbak Santi tertawa kecil.
"Kau pandai memanjakanku, Theo. Sekarang, kecup, jilat, dan hisap sepuas-puasmu. Tunjukkan bahwa kau memuja ini," katanya sambil menyibakkan rambut-rambut ikal yang sebagian menutupi bibir kewanitaannya.
"Jilat dan hisap dengan rakus. Tunjukkan bahwa kau memujanya. Tunjukkan rasa hausmu! Jangan ada setetes pun yang tersisa! Tunjukkan dengan rakus seolah ini adalah kesempatan pertama dan yang terakhir bagimu!"

Aku terpengaruh dengan kata-katanya. Aku tak peduli walaupun ada nada perintah di setiap kalimat yang diucapkannya. Aku memang merasa sangat lapar dan haus untuk mereguk kelembutan dan kehangatan vaginanya. Kerongkonganku terasa panas dan kering. Aku merasa benar-benar haus dan ingin segera mendapatkan segumpal lendir yang akan dihadiahkannya untuk membasahi kerongkongannku. Lalu bibir kewanitaannya kukulum dan kuhisap agar semua kebasahan yang melekat di situ mengalir ke kerongkonganku. Kedua bibir kewanitaannya kuhisap-hisap bergantian.

Kepala Mbak Santi terkulai di sandaran kursinya. Kaki kanannya melingkar menjepit leherku. Telapak kaki kirinya menginjak bahuku. Pinggulnya terangkat dan terhempas di kursi berulang kali. Sesekali pinggul itu berputar mengejar lidahku yang bergerak liar di dinding kewanitaannya. Ia merintih setiap kali lidahku menjilat clitnya. Nafasnya mengebu. Kadang-kadang ia memekik sambil menjambak rambutku.

"Ooh, ooh, Theo! Theoo!" Dan ketika clitnya kujepit di antara bibirku, lalu kuhisap dan permainkan dengan ujung lidahku, Mbak Santi merintih menyebut-nyebut namaku..
"Theo, nikmat sekali sayang.. Theoo! Ooh.. Theoo!"

Ia menjadi liar. Telapak kakinya menghentak-hentak di bahu dan kepalaku. Paha kanannya sudah tidak melilit leherku. Kaki itu sekarang diangkat dan tertekuk di kursinya. Mengangkang. Telapaknya menginjak kursi. Sebagai gantinya, kedua tangan Mbak Santi menjambak rambutku. Menekan dan menggerak-gerakkan kepalaku sekehendak hatinya.

"Theo, julurkan lidahmuu! Hisap! Hisaap!"

Aku menjulurkan lidah sedalam-dalamnya. Membenamkan wajahku di vaginanya. Dan mulai kurasakan kedutan-kedutan di bibir vaginanya, kedutan yang menghisap lidahku, mengundang agar masuk lebih dalam. Beberapa detik kemudian, lendir mulai terasa di ujung lidahku. Kuhisap seluruh vaginanya. Aku tak ingin ada setetes pun yang terbuang. Inilah hadiah yang kutunggu-tunggu. Hadiah yang dapat menyejukkan kerongkonganku yang kering. Kedua bibirku kubenamkan sedalam-dalamnya agar dapat langsung menghisap dari bibir vaginanya yang mungil.

"Theoo! Hisap Theoo!"

Aku tak tahu apakah rintihan Mbak Santi dapat terdengar dari luar ruang kerjanya. Seandainya rintihan itu terdengar pun, aku tak peduli. Aku hanya peduli dengan lendir yang dapat kuhisap dan kutelan. Lendir yang hanya segumpal kecil, hangat, kecut, yang mengalir membasahi kerongkonganku. Lendir yang langsung ditumpahkan dari vagina Mbak Lia, dari pinggul yang terangkat agar lidahku terhunjam dalam.

"Oh, fantastis," gumam Mbak Santi sambil menghenyakkan kembali pinggulnya ke atas kursinya.

Ia menunduk dan mengusap-usap kedua belah pipiku. Tak lama kemudian, jari tangannya menengadahkan daguku. Sejenak aku berhenti menjilat-jilat sisa-sisa cairan di permukaan kewanitaannya.

"Aku puas sekali, Theo," katanya. Kami saling menatap. Matanya berbinar-binar. Sayu. Ada kelembutan yang memancar dari bola matanya yang menatap sendu.
"Theo."
"Hm.."
"Tatap mataku, Theo." Aku menatap bola matanya.
"Jilat cairan yang tersisa sampai bersih"
"Hm.." jawabku sambil mulai menjilati vaginanya.
"Jangan menunduk, Theo. Jilat sambil menatap mataku. Aku ingin melihat erotisme di bola matamu ketika menjilat-jilat vaginaku."

Aku menengadah untuk menatap matanya. Sambil melingkarkan kedua lenganku di pinggulnya, aku mulai menjilat dan menghisap kembali cairan lendir yang tersisa di lipatan-lipatan bibir kewanitaannya.

"Kau memujaku, Theo?"
"Ya, aku memuja betismu, pahamu, dan di atas segalanya, yang ini.., muuah!" jawabku sambil mencium kewanitaannya dengan mesra sepenuh hati.

Mbak Santi tertawa manja sambil mengusap-usap rambutku.

Minggu, 29 November 2015

ABG YANG DI PERKOSA TENGAH MALAM



Gadis berusia 15 tahun, AJ, melaporkan lima teman prianya yang diduga memperdaya dan memerkosa dirinya beberapa waktu lalu ke Polres Kota Tangerang, Tigaraksa.

Peristiwa tersebut terjadi saat AJ diajak salah satu temannya, Wiwi, bermain ke lapangan bola di dekat rumahnya di Desa Kiara Payung, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

"Keponakan saya cerita kalau dia ketemu lima orang pria, teman dari temannya di lapangan itu. Pas sudah larut malam, keponakan saya mau pulang, ditahan-tahan sama temannya, terus dikasih minuman kaleng," kata paman AJ, Usman , Selasa (6/10/2015).

Ketika meminum minuman kaleng tersebut, AJ perlahan-lahan tak sadarkan diri. AJ tersadar keesokan paginya dan diantar salah satu teman prianya ke rumah. Sesampainya di rumah, AJ merasa ada yang aneh dengan dirinya.

Dia merasakan sakit di bagian kemaluannya sambil berusaha mengingat-ingat apa yang telah terjadi ketika dia berada di lapangan bola semalam sebelumnya. Merasa yakin dirinya dilecehkan, AJ pun menceritakan pengalamannya kepada orangtua di rumah.

"Keluarga pikir lebih baik kasus ini dilaporkan ke polisi. Keponakan saya yakin kalau dia diperkosa lima orang teman prianya itu," tutur Usman.

Saat melapor, AJ dan Usman ditemani oleh ibu AJ, Aisyah. Aisyah menolak berkomentar kepada pewarta.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Komisaris Arman menyebutkan akan memeriksa terlebih dahulu apa kandungan dari minuman kaleng yang diminum oleh AJ. Polisi masih mendalami dugaan pemerkosaan yang diakui dialami oleh AJ.

BANK INI RUGI GARA GARA UANG 2,15 MILYAR MILIKNYA LUDES DIMAKAN RAYAP



Bank ini rugi gara gara uang sebesar 2,15 miliar ludes dimakan rayap - Mungkin sangat langka sekali ada bank yang uangnya dimakan rayap, dan bisa jadi ini adalah satu-satunya yang pernah terjadi di muka bumi ini. Uang yang nilainya hampir mencapai 2,15 milyar rupiah yang dimiliki oleh salah satu bank di India ini habis dimakan rayap, pihak bank mengaku tidak menyangka hal ini bisa terjadi, karena uang yang sangat banyak tersebut sudah disimpan dalam peti baja.

Pihak bank kemudian melaporkannya kepada pihak polisi, agar diselidiki kasus tersebut. Polisi India yang telah memeriksa di tempat kejadian perkara (TKP) mengungkapkan bahwa yang memakan uang tersebut memang rayap. Manager bank tersebut juga menemukan berbagai kerusakan saat membuka ruang isolasi di sebuah gedung bank tua pada Apriil 2011. 


Manager bang tersebut mengungkapkan bahwa uang tersebut dimasukkan ke dalam peti baja pada bulan Januari tahun 2011. Selain menghabiskan uang Rp 2,15 milyar rayap juga telah memakan arsip atau dokumen penting milik bank tersebut. 

Polisi india tidak menemukan hal-hal yang mencurigakan, sehingga polisi menyimpulkan bahwa kasus ini adalah kasus kelalian daripada pengelola bank. Pengelola bank yang harus bertanggung jawab, dan tidak boleh membebankan kepada nasabah bank.

Diketahui, bahwa peristiwa unik ini terjadi di salah satu bank di India lebih tepatnya di daerah Barabanki, sebuah kota di barat daya Lucknow, Uttar Pradesh

Sabtu, 28 November 2015

3 TEKNIK FOREPLAY YANG BISA TINGKATKAN GAIRAH


Semakin hari Anda dan pasangan merasa makin sibuk saja. Sehingga untuk menemukan waktu bercinta pun kadang sulit. Ketika waktu tersebut ada, rasanya ingin cepat dan mudah saja.


Tentunya perlu teknik tertentu agar gairah bisa cepat datang. Tanpa bantuan foreplay yang tepat, tidak mungkin Anda bisa menikmati aktivitas bercinta bersama pasangan.

Berikut ini tiga cara foreplay yang bisa membuat gairah cepat naik, seperti dipaparkan So Feminine:
Sentuh si Dia
Foreplay tidak melulu harus dimulai sesaat sebelum bercinta. Anda dan pasangan bisa melakukannya sepanjang hari. Sentuhan lembut merupakan bahasa tubuh yang memberikan arti bahwa Anda menginginkannya. Oleh karena itu, sentuhlah pasangan Anda sesering mungkin.
Letakkan tangan Anda di bahu atau pahanya ketika berbicara dengannya, menggenggam tangannya ketika berjalan bersama atau mengelus rambutnya saat Anda berdua adalah beberapa cara untuk lebih sering menyentuhnya.
Untuk cara yang lebih nakal, Anda bisa mengelus bokongnya ketika ia melintas. Hal tersebut dapat membuatnya tidak berkonsentrasi pada apa yang sedang dikerjakannya.

Perlu diingat bahwa sebuah aksi lebih baik daripada sebuah ucapan. Anda bisa mengatakan bahwa Anda mencintainya beribu-ribu kali, namun tindakan Anda yang menunjukkan rasa cinta dengannya jauh lebih berarti.

Buat Suasana Mendukung
Tidak perlu menunggu saat-saat tertentu saja untuk membuat suasana yang sensual. Biasakan agar hal ini terjadi sesering mungkin karena sangat baik untuk menjaga tingkat libido Anda dan pasangan.

Suasana sensual dengan lampu yang temaram atau lilin juga bisa memberikan bonus bagi Anda. Dengan cahaya minimal tersebut, lekuk tubuh Anda akan terlihat lebih seksi sehingga mudah mengajaknya untuk bercinta.

Kejutan
Membuat kejutan kecil akan membangkitkan mood pasangan. Misalnya saja Anda memberikan sebuah pelukan saat pasangan pulang dari kantor, hal tersebut dapat menyegarkan pikirannya dan membangkitkan gairahnya.

Cara lainnya, Anda bisa tiba-tiba datang ke kamar tidur mengenakan lingerie yang seksi. Memakai pakaian jenis tersebut selain menambah kepercayaan diri, juga dapat membuat pria bergairah.

5 RAHASIA GAIRAH WANITA


Ingin membuat si Dia orgasme? Sederhana saja, Anda hanya perlu belajar untuk lebih memahami indra yang dimiliki pasangan Anda dan mengeksplorasinya lebih lanjut. Kami berikan sebagian contohnya dan selanjutnya Anda bisa ‘berkreasi’ sendiri.


Pendengaran
“Seksualitas seorang wanita bisa dipengaruhi secara sosial –maksudnya, si Dia akan memanas ketika menemukan apa yang membuat pasangannya bergairah,” ujar Emily Nagoski, Ph.D., seorang pendidik seksualitas di West Chester University. Langkah Anda: Lebih vokal. Mengeranglah ketika si Dia menemukan tempat yang tepat saat memberikan oral seks, melenguhlah ketika mulai melakukan penetrasi terhadap si Dia. Efek suara akan jadi petunjuk umpan balik dan memancing gairah si Dia.

Penglihatan
Sama seperti Anda, si Dia juga bisa tambah bergairah dengan apa yang dia lihat. “Wanita cenderung untuk merespon secara genital ketika mereka melihat sesuatu yang seksual,” kata Nagoski. Langkah Anda: Hal berbau porno adalah sesuatu yang hebat jika si Dia sedang juga menginginkannya. Peluk si Dia ketika di depan cermin. Cium bagian belakang lehernya dan gerakkan tangan Anda ke bagian depan tubuhnya. Anda akan meningkatkan perasaannya, baik melalui penglihatan maupun sentuhan. Ini adalah jalan pintas untuk memenuhi benaknya dengan pikiran tentang orgasme.

Penciuman
Daerah otak mengontrol bau, memori, dan gairah seksual yang terkait secara erat, terang Linda Banner, Ph.D., penulis Advanced Sexual Techniques. Langkah Anda: Anda mungkin telah ganti cologne baru, tapi coba semprotkan tempat tidur Anda dengan yang lama. Ketika si Dia menyentuh bantal, aroma lama cologne Anda akan menyentuh indra penciumannya, dan akan memicu kenangan terhadap masa-masa yang menyenangkan dengan Anda.

Pengecap
Gunakan sesuatu yang berasa manis saat ‘bekerja’ pada lidahnya. Langkah ini akan memicu otaknya untuk membangkitkan gairahnya, ujar suatu studi terbaru dari University of Pittsburgh. Langkah Anda: Rangsang gairah si Dia dengan menyuapkan buah dengan tekstur yang eksotik, seperti delima atau leci. Gula dan rasa unik dari buah di bibir dan lidahnya dapat melipatgandakan gairah si Dia yang membangkitkan kenikmatan.

Peraba
Anda tahu zona-zona sensitive si Dia. Tapi, apakah Anda sudah cukup melakukan sesuatu untuk merangsangnya? “Kebanyakan pria melupakan temperatur,” urai Nagoski.

Langkah Anda:
Tahan es batu di telapak tangan Anda sehingga meleleh, teteskan ke bawah perutnya. Untuk sentuhan yang memicu gelombang panas, tempatkan sepotong manisan jahe di mulut Anda dan jilati paha bagian dalamnya. Bonus: Pijatan di kaki dapat memicu saraf yang terhubung dengan alat kelaminnya.

Jumat, 27 November 2015

MENGUATKAN JANGKAR PEREKONOMIAN INDONESIA DIPERKIRAKAN BELUM AKAN PULIH

Jakarta - Dalam situasi buruk, peluang selalu ada. Kisah Nabi Yusuf juga harus terus menjadi pegangan, bahwa akan selalu ada saat naik maupun turun, tak terkecuali dalam ekonomi. Ini sejumlah proyeksi dan tips menyikapi ketidakpastian ekonomi yang sekarang terjadi.
Jakarta, November 2015

Dalam satu dua tahun ke depan, gairah perekonomian Indonesia diperkirakan belum akan pulih. Ibarat di samudera, Indonesia adalah kapal kecil yang kini sedang diayun gelombang karena kapal-kapal besar sedang berselisih jalan dalam waktu bersamaan. Meski demikian, optimisme mutlak dijaga.

“Saya lihat 4,5 persen sampai 5 persen adalah pertumbuhan yang cukup sehat dan cukup baik sampai tahun depan,” kata Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Raden Pardede, dalam wawancara pada medio Oktober 2015. Pengaruh dari ketidakpastian dan dinamika perekonomian global pada 2015, imbuh dia, masih akan berlanjut pula pada 2016.


Menurut Raden, pada 2016 perekonomian negara maju memang akan mulai pulih. “Ada pertumbuhan, tetapi tak akan robust,” ujar dia. Ekonomi Amerika, lanjut Raden, akan pulih lebih baik dibandingkan Eropa atau Jepang. Adapun ekonomi Asia akan sangat terpengaruh dengan perkembangan situasi di China.

Pada kondisi demikian, papar Raden, penentuan prioritas dan fokus merupakan kunci. “Tidak bisa pada saat yang sama kita ingin suku bunga turun, keuangan terbuka, dan rupiah stabil,” ujar dia memberikan contoh. “Harus dipilih,” tegas dia. Raden pun menegaskan, bahkan China dengan cadangan devisa 3 triliun dollar AS tak bisa memastikan nilai tukar mata uangnya akan bergerak seperti apa di masa mendatang.

Raden mengingatkan, rupiah adalah soft currency di tataran pasar keuangan global. “Kita ini negara kecil. Ibaratnya di tengah samudera luas, di kiri kanan kita sedang berpapasan kapal-kapal besar, kapal-kapal induk,” ujar dia memberikan gambaran situasi. Dalam kondisi itu, memakai pengibaratan kapal itu, yang bisa dilakukan oleh kapal dengan kru-nya adalah memastikan biduk berlayar stabil.

“Jangan harapkan rupiah stabil dalam tempo singkat,” tegas Raden. Berada di tengah ketidakpastian perekonmian global—terutama di persimpangan antara pemulihan ekonomi Amerika dan Eropa serta perlambatan ekonomi China—Indonesia laiknya perahu yang terseret gelombang dan tak sepenuhnya bisa dikendalikan oleh awak di dalamnya. “(Saat ini), kita harus punya jangkar yang kuat dulu,” lagi-lagi tegas Raden.

Dari situ, prioritas yang harus didahulukan sekarang adalah memperbaiki struktur perekonomian Indonesia. “Perbaiki produktivitas, daya saing. Itu (ibarat) jangkar. Supaya tak (lagi) terombang-ambing,” ungkap Raden soal langkah yang harus dijalankan pemerintah dan seluruh anak bangsa.

“Kalau sudah fokus itu, dalam satu dua tahun gelombang ini, kita punya jangkar, coba stabilisasi dan sekaligus konsolidasi,” harap Raden. Lagi-lagi masih memakai ibarat kapal, lubang yang ada di badan bahtera ditambal terlebih dahulu, mesin direparasi, lalu awak kapal dibuat lebih sehat. “Jadi ketika kapal-kapal besar sudah berlalu, kita juga bisa kembali melaju lebih cepat,” kata dia. Memaksakan diri “berjibaku” dengan kapal besar, ujar dia, hanya akan menghabiskan sumber daya kapal kecil.

Raden pun berharap para pengambil kebijakan tak terlalu banyak mengomentari atau berfokus pada hal-hal yang memang sedang berada di luar kendali kita sendiri, salah satunya nilai tukar rupiah itu tadi. “Selama ini kita bicara hal-hal di luar kontrol kita. Kita ikut-ikutan saja ngomong. (Padahal), kita tak bisa (bertindak) seperti analis di situ. Teman-teman, berhentilah menjadi analis dan fokus pada hal-hal yang memang ada di kontrol kita. Benahi juga APBN agar lebih efektif dan efisien,” harap dia.

Setali tiga uang, Raden melihat industri juga akan berhadapan dengan banyak tantangan. Meskipun, tegas dia, peluang tetap saja ada bila jeli. Dia memberikan catatan, komoditas yang selama ini sangat tergantung pada pasar China masih akan mengalami persoalan. “Semua komoditas. Dari mineral, batubara, nikel, besi, alumunium, minyak sawit, dan karet. Itu akan cukup lama, bisa tiga atau empat tahun ke depan. Kita harus bersiap,” papar dia.

Dari sektor komoditas, lanjut Raden, industri yang diperkirakan juga bakal seret adalah properti dan sektor terkait barang mewah. “Kekayaan selama ini adalah pendapatan dari komoditas. Termasuk untuk bikin mal, perumahan, hotel, juga barang mewah seperti mobil, sepeda motor. Semuanya luberan dari komoditas,” ujar dia. “Setelah komoditas yang terimbas (kondisi sekarang) paling besar, properti yang juga akan terkoreksi. Kita sedang kembali ke situasi normal,” imbuh Raden.

Setelah berhadapan dengan gelombang seperti sekarang, Raden berpendapat pulihnya sektor manufaktur merupakan harapan untuk masa depan perekonomian Indonesia. Sektor ini, ujar dia, sempat “terlupakan” saat komoditas meledak. “Saya pikir, kita ini akhirnya akan kembali ke basic,” ujar Raden soal prospek industri dalam jangka pendek dan menengah.

Dengan proyeksi tersebut, infrastruktur menurut Raden merupakan sektor yang bakal digeber. Lalu, sebut dia, sektor konsumsi bakal kembali menjadi penyangga perekonomian. Dia mengingatkan, 60 persen pendapatan domestik bruto (PDB) Indonesia adalah dari sektor konsumsi. “Ini yang membuat kita beda dengan China,” ujar dia.

Sebagai pembanding, papar Raden, konsumsi menyumbang 35 persen saja bagi PDB China. Di negeri Tirai Bambu, PDB mendapat topangan 48 persen dari investasi, sementara Indonesia hanya 30-an persen. Karena itu, ketika investasi di China terkoreksi, perekonomian negara itu pun ikut guncang. “Kita, investasi juga turun, tapi karena konsumsi relatif stabil maka kita relatif bertahan sejauh ini. (Pertumbuhan ekonomi) 4,5 persen sampai 5 persen sama sekali tidak buruk di tengah situasi perekonomian sekarang,” tegas dia.

Raden pun mengingatkan, mendongkrak pertumbuhan ekonomi pun tak seharusnya melulu mengandalkan ekspor. Permintaan domestik, ujar dia, juga mutlak dinaikkan. “Kata kuncinya, kembali ke logistik, supply chain harus efisien. Biaya logistic, transaksi, infrastruktur, administrasi, (harus dipangkas),” ujar dia.

Satu catatan lain dipaparkan Raden, terkait sumber pendanaan proyek infrastruktur. Dia menegaskan, perbankan secara alami bukanlah sumber pembiayaan proyek infrastruktur, apalagi berjangka panjang. “Kecuali kalau ada bank khusus infrastruktur,” tegas dia. Kalaupun perbankan komersial sekarang turut berperan membiayai proyek infrastruktur, seharusnya sifatnya hanya sementara. “Jadi bridging saja,” tegas dia.

Menurut Raden, sumber pembiayaan proyek infrastruktur yang cenderung berjangka waktu menengah panjang adalah pasar modal, yaitu dari bursa saham, surat utang, asuransi, hingga dana pensiun. “Itu (sumber pendanaan) jangka panjang. Baru matching. Kalau bank biayai infrastruktur, mismatch,” ungkap dia.

Raden menyarankan pemerintah mulai menyiapkan bank pelat merah menjadi bank khusus, termasuk bank infrastruktur. Ketika perbankan swasta sudah dapat menjalankan fungsi intermediasi dengan baik, maka sudah saatnya bagi Pemerintah menghadirkan bank industri maupun bank infrastruktur. “Pemerintah punya target pembangunan. Kalau memang fokus pada infrastruktur, bikin bank infrastruktur, biar mismatch teratasi,” kata dia.

Kembali ke sumber pembiayaan jangka panjang, Raden melihat pasar modal tidak berkembang karena selama ini dana dari dalam negeri sangat terbatas. “Pemupukan dana terbatas. Menabung harus digalakkan kembali secara sophisticated, seiring dengan penegakan hukum dan memastikan inflasi tetap rendah,” ujar dia.

Sekarang masyarakat cenderung berinvestasi ke properti alih-alih memupuk dana pihak ketiga maupun ke pasar modal—termasuk asuransi dan dana pension—menurut Raden karena ketidakpastian masih tinggi yang antara lain dipicu angka tinggi inflasi. “Tinggal dihitung berapa return ketika membeli properti dan berapa deposito, inflasi berapa. Inflasi 5-10 persen, sementara (bunga) deposito 5-6 persen, berapa real return-nya?” papar dia.

Pada saat yang sama, penempatan dana ke sektor properti menurut Raden juga memicu kenaikan harga yang berlanjut. “Pola saving ini harus diperbaiki. Inflasi harus dikendalikan biar orang taruh dana di asuransi dan dana pensiun. Harus restrukturisasi agar asuransi dan dana pensiun aman, (sehingga menjadi) dasar pasar modal berkembang,” ungkap dia.

Menurut Raden, pasar modal pada dasarnya tetap saja pasar seperti tempat orang berjualan kebutuhan hidup sehari-hari. Untuk membenahinya, yang perlu ditata pertama kali adalah sumber persoalannya. “Jangan sampai rumah tangga simpan uang di bawah bantal atau ke properti (saja), tidak di bank. Utamanya, simpanan harusnya paling banyak di asuransi dan dana pensiun,” tegas dia.

Terlepas dari semua proyeksi yang tak menggambarkan ekonomi bakal menggeliat apalagi bergairah, Raden menyatakan harapan bukan berarti pupus. Merujuk kisah Nabi Yusuf yang ada dalam semua kitab suci agama samawi, dia mengatakan selalu ada saat pasang dan sebaliknya surut. “Yang penting bagaimana menyiapkan diri untuk menghadapi masa surut,” kata dia.

Raden pun berkeyakinan selambat-lambatnya perekonomian sekarang, kondisinya sama sekali tak bisa disandingkan dengan situasi pada 1997-1998 saat krisis moneter menghajar Asia. Faktor terpenting sebagai indikator kedua era itu adalah sektor perbankan.

“Perbankan sekarang lebih kuat. Pertama, dari exposure-nya,” sebut Raden. Dulu, kata dia, banyak perbankan mengeluarkan surat utang berdenominasi valuta asing lalu disalurkan sebagai kredit dalam rupa rupiah.

Perhitungan selisih suku bunga pinjaman dari luar negeri dan suku bunga kredit ke pasar domestik pada saat itu, menjadi godaan bagi perbankan meraup untung tanpa harus bekerja keras. Terlebih lagi, imbuh Raden, saat itu kurs rupiah mengenakan sistem managed floating, yaitu membatasi depresiasi maksimal 4 persen.

“Sekarang tak bisa lagi begitu. Sekarang perbankan sangat sedikit yang tergantung pendanaan dari luar. Dulu, begitu ada devaluasi (ketika terterjang krisis, perbankan) langsung mati, liabilitas meningkat beberapa kali lipat, dengan kurs dari Rp 2.000-an menjadi Rp 16.000 per dollar AS,” papar Raden.

Pembeda kedua dengan situasi pada era krisis moneter, sebut dia, adalah governance perbankan. Dulu, ungkap dia, pemilik bank bisa jadi adalah pemilik grup usaha yang mendapat pembiayaan dari bank yang dimilikinya itu. “Sekarang sangat ketat. Sekarang governance lebih baik,” kata dia.

Kembali ke cerita Nabi Yusuf, pelajaran yang harus dipetik dan relevan dengan perkembangan perekonomian sepanjang masa, adalah jangan pernah lupa menyimpan ketika ekonomi sedang baik. “Disiapkan sebagian untuk masa ‘paceklik’. Akan terus seperti itu,” ujar dia. Tantangan yang jamak terjadi, ungkap Raden, saat “panen” kita kerap lupa diri dan berpikir situasi akan terus-menerus baik.

Soal tips menghadapi situasi ekonomi pada hari-hari ini, Raden menyebut cost efficiency sebagai jurus yang bisa dijalankan. “Kita tak bisa lagi hambur-hamburkan uang. Resources yang terbatas itu harus kita gunakan seproduktif mungkin. Itu kuncinya,” kata dia.

Tips berikutnya, lanjut Raden, adalah memperbaiki diri dan menyiapkan sumber daya manusia menjadi lebih baik. “Ketika tak banyak kegiatan, sekarang saatnya training. Kita didik dia pada saat seperti sekarang,” sebut dia.

Terakhir, Raden menegaskan, peluang juga tetap selalu ada dalam situasi sesulit apa pun. “Justru (pada kondisi sekarang) harus investasi. Dalam keadaan turun begini, ada saatnya kita investasi secara selektif dan smart, untuk mendapatkan return sangat tinggi pada saatnya nanti. Kalau sudah kembali naik baru investasi, terlambat,” ungkap dia.

Raden menegaskan, pada titik perekonomian mendekati dasar siklus—kerap disebut hit the bottom—kita harus jeli melihat peluang. “Karena nanti akan ada sektor-sektor baru yang akan naik dan di situlah kita harus menempatkan investasi,” tutur dia.

KISAH PILU GADIS MEKSIKO : AKU DI PERKOSA

KISAH PILU GADIS MEKSIKO : AKU DI PERKOSA



Meksiko City - Karla Jacinto, duduk termenung di sebuah kebun yang luas. Suara-suara berisik mobil, orang berbincang tak ia pedulikan. Matanya sendu.

"Aku ingat angka itu 43.200 kali," suara Karla bergetar.

Karla adalah salah satu perempuan muda, yang berhasil lolos dari penjualan manusia. Dijadikan budak seks. Dia mengatakan, setiap hari dia harus melayani 30 pria --paling sedikit-- 7 hari seminggu selama 4 tahun. Total 43.200 kali.

Kisahnya membuka mata kita, betapa brutalnya kenyataan dari penjualan manusia di Meksiko dan Amerika Serikat. 'Dunia bawah tanah' yang telah mematikan mimpi-mimpi ribuan gadis Negeri Stombero.

Human trafficking menjadi salah satu 'perdagangan' yang menguntungkan dan lazim, dan tidak mengenal batas dan menghubungkan kota-kota di Meksiko tengah dengan kota-kota seperti Atlanta dan New York.

Para pejabat AS dan Meksiko di Meksiko telah mengetahui selama bertahun-tahun, kota itu telah menjadi sumber utama cincin perdagangan manusia dan tempat di mana korban yang diambil sebelum akhirnya dipaksa melacur. Kota ini disebut Tenancingo.

Meskipun kota itu berpopulasi hanya 13.000 penduduk, Susan Coppedge, dari Utusan Khusus Luar Negeri AS untuk Perdagangan Manusia mengatakan kota kecil itu punya reputasi besar ketika berbicara tentang prostitusi dan mucikari.

"Itulah apa yang kota itu lakukan. Itu industri yang mereka miliki," ujar Coppedge kepada CNN, Rabu 11 November 2015.

"Namun di kampung-kampung, gadis-gadis desa tidak memiliki ide bahwa itu adalah apa reputasi kota ini, sehingga mereka tidak curiga orang-orang yang datang ke sana. Mereka berpikir mereka punya masa depan yang besar dengan orang itu. Mereka pikir mereka mencintai dengan tulus. Itulah cerita yang sama dari persekrutan setiap waktu. "



Masa Kecil Menyedihkan

Karla mengaku disiksa sejak kecil. Sang ibu menolak kehadirannya.

"Aku berasal dari keluarga berantakan. Aku mengalami pelecehan seksual dan dianiaya dari usia 5 tahun oleh seorang kerabat," kenang dia.

Ketika berusia 12, ia telah diincar oleh 'pedagang' yang berhasil memikatnya dengan kata-kata manis dan mobil keren. Pertemuannya dengan pedagang itu berawal dari permen.

Suatu hari, dia sedang menunggu beberapa teman di stasiun kereta bawah tanah di Mexico City, ketika seorang anak kecil yang menjual permen datang padanya. Bocah itu mengatakan, seseorang telah mengirimnya sekotak gula-gula sebagai hadiah.

Lima menit kemudian, yang Karla ingat, seorang pria dewasa itu berbicara dengannya, mengaku sebagai sales penjual mobil bekas. Kecanggungan awal menghilang secepat pria itu mulai mengatakan bahwa dia juga pernah dilecehkan.

"Ia juga sangat sayang dan cukup gentleman," kata Karla mengingatnya.

Mereka bertukar nomor telepon dan ketika dia menelepon seminggu kemudian, Karla begitu bersemangat. Si pria meminta Karla menemaninya pergi ke kota Puebla. Terpesona ingin sekali naik mobil, Karla pun manut.

"Ketika aku melihat mobilnya, sungguh luar biasa. Aku sangat terkesan dengan seperti mobil besar. Dia meminta aku untuk masuk ke dalam mobil untuk pergi ke berbagai tempat," ujar dia.

Tidak butuh waktu lama bagi pria yang ternyata 10 tahun lebih tua dari Karla, untuk meyakinkan gadis lugu itu untuk pergi bersamanya, terutama setelah ibu Karla tidak membuka pintu satu malam saat ia pulang agak terlambat. Karla masih berusia 12 tahun saat itu.

"Hari berikutnya aku pergi dengan dia. Aku tinggal dengan dia selama tiga bulan di mana ia memperlakukanku dengan sangat baik. Dia mencintai saya, dia membelikanku baju, memberiku perhatian, membeli sepatu, bunga, cokelat, segala sesuatu yang indah," ungkap Karla.

Pada suatu hari, pacar Karla mengaku akan meninggalkannya sendirian selama seminggu di apartemen mereka. Ia bilang, sepupunya akan muncul dengan gadis-gadis baru setiap minggu. Ketika dia akhirnya mengerahkan keberanian untuk bertanya bisnis sepupunya, sang 'kekasih' mengatakan yang sebenarnya. "Ia mucikari," katanya.

"Beberapa hari kemudian pacarku mulai menceritakan semua yang harus aku lakukan, posisi bercinta, berapa aku tentukan harga, hal-hal yang harus aku lakukan dengan klien dan untuk berapa lama. Ia juga mengajariku bagaimana aku memperlakukan mereka dan merayu mereka, sehingga klien itu tak segan keluarkan uang," kata Karla lagi.

 http://goo.gl/BTk3UF


4 Tahun di 'Neraka'

Itu adalah awal dari 4 tahun neraka. Pertama kali Karla dipaksa bekerja sebagai pelacur, dia dibawa ke Guadalajara, salah satu kota terbesar di Meksiko.

"Aku mulai pukul 10 pagi dan selesai pada tengah malam. Kami berada di Guadalajara selama seminggu. Kalian mau tahu apa itu matematika? 20 dolar per hari selama seminggu. Beberapa orang akan menertawakanku karena aku menangis. Aku harus menutup matamu sehingga tidak akan melihat apa yang mereka lakukan kepadaku, tak merasakan apa pun," isaknya.

Tak hanya satu kota, ada banyak kota lain. Karla pernah dikirim ke rumah bordil, motel pinggir jalan, jalan-jalan yang terkenal untuk prostitusi dan bahkan rumah. Tidak ada hari libur. Ia bekerja melayani setidaknya 30 pelanggan per hari, 7 hari seminggu.

Karla menceritakan bagaimana ia diserang mucikarinya setelah salah satu pelanggan memberikan cupang di lehernya. "Dia mulai memukuliku dengan rantai di seluruh tubuhku. Meninjuku, dia menendangku, menarik rambutku, meludahi wajahku, dan hari itu dia nyaris membakarku. Aku mengatakan kepadanya bahwa aku ingin meninggalkannya saja. Tapi ia menuduhku jatuh cinta dengan pelanggan. Dia bilang aku suka menjadi seorang pelacur. "

Kemudian.. Lahirlah Bayi

Suatu hari, ketika Karla bekerja di sebuah hotel terkenal prostitusi, polisi muncul. Mereka ditendang keluar dan menutup hotel. Dia pikir itu hari keberuntungannya sebuah operasi polisi untuk menyelamatkan dia dan gadis-gadis lain.

Lega berubah dengan cepat jadi horor ketika petugas, sekitar 30 orang, memaksa masuk para perempuan itu ke sebuah kamar dan mulai mengambil gambar mereka. Para gadis malang itu diberitahu bahwa polisi akan mengirim gambar-gambar mereka ke keluarganya jika mereka tidak mau melakukan apa yang petugas minta.

"Aku pikir mereka menjijikkan. Mereka tahu bahwa kami berada di bawah umur. Bahkan di antara kami masih sangat kecil. Semua bersedih. Ada gadis yang baru berusia 10 tahun. Ada gadis yang menangis. Mereka mengatakan kepada petugas bahwa mereka anak di bawah umur namun mereka tak peduli," kata Karla. Dia masih berusia 13 tahun saat itu.

Dalam dunia mimpi buruknya itu, tragedi baru menimpanya. Ia hamil.

Karla melahirkan seorang bayi perempuan mungil saat ia berusia 15 tahun. Bayi yang lahir dari germonya. Ia dengan jahatnnya menggunakan bayi itu untuk mengancam Karla. Kalau tidak, ia akan membunuh makhluk mungil tak berdosa itu.

Si germo mengambil bayi darinya satu bulan setelah lahir, dan dia tidak diizinkan untuk melihatnya lagi sampai gadis itu berusia lebih dari satu tahun.

Karla Jacinto akhirnya diselamatkan pada tahun 2008 selama operasi anti-perdagangan manusia di Mexico City.

Cobaan berlangsung 4 tahun yang sangat panjang dan menyiksa berakhir. Dia masih kecil, hanya 16 tahun, ketika mimpi buruknya berakhir. Tapi horor itu melekat selama-lamanya.

Karla kini berusia 23 tahun. Dia telah menjadi advokat yang vokal terhadap perdagangan manusia, menceritakan kisahnya di konferensi dan acara-acara publik.

Dia menceritakan kisahnya kepada Paus Franciskus pada bulan Juli lalu di Vatikan. Dia juga mengatakan kepada Kongres AS pada bulan Mei. Kesaksiannya digunakan sebagai bukti untuk mendukung HR 515 atau Hukum Megan yang mengamanatkan pemerintah AS berbagi informasi yang berkaitan dengan orang Amerika pelanggar seks anak di luar negeri.

Pesannya adalah bahwa perdagangan manusia dan prostitusi paksa masih terjadi dan merupakan masalah yang berkembang di dunia kita.

Karla mengatakan: "Anak di bawah umur ini sedang diculik, terpikat, dan menarik diri dari keluarga mereka Jangan hanya mendengarkanku saja, Anda perlu belajar tentang apa yang terjadi padaku dan copot penutup mata dari mata Anda..."

Jika diam saja, katanya, membuat para gadis beresiko untuk diperdagangkan dan diperkosa puluhan ribu kali, seperti dia.