WWW.HOKILOTTO.NET

HokiLotto - Minimal Deposit Rp. 15.000 dan Withdraw Rp.50.000 Lebih lanjut Hubungi kami Pin BBM 593C0E48 dan Line: hokilotto

WWW.QQDOMINO.NET

QQDOMINO MINIMAL DEPOSIT 50.000, BONUS NEW MEMBER 10% | BONUS CASHBACK 0.3% DAN BONUS REFRRAL 10%

WWW.BANDARQIU.NET

BandarQIU MINIMAL DEPOSIT 25.000, BONUS NEW MEMBER 10% | BONUS CASHBACK 0.3% | BONUS REFERRAL 20%

WWW.AYO99.NET

AYO99 MINIMAL DEPOSIT 15.000, BONUS REFERRAL 10%

WWW.POKERKIUKIU.NET

POKERKIUKIU MINIMAL DEPOSIT 15.000, BONUS REFERRAL 10%, TURNAMEN JACKPOT

WWW.SUKAQQ.NET

SukaQQ MINIMAL DEPOSIT 25.000, BONUS CASHBACK 0.3% BONUS REFERRAL 10%

WWW.POKERVOVO.NET

POKERVOVO MINIMAL DEPOSIT 25.000, BONUS REFERRAL 10%, TURNAMEN JACKPOT

SELAMAT DATANG DI WWW.QQDOMINO.NET BONUS NEW MEMBER 10% | CASHBACK 0.3% | REFERRAL 10%, CONTACT PERSON : LINE CSQQDOMINO | PIN BB 2B5C98BD

Minggu, 31 Januari 2016

CERITA DEWASA GARA-GARA MANDI BARENG

CERITA DEWASA GARA-GARA MANDI BARENG

Rita :

Cerita Dewasa Gara-Gara Mandi Bareng :
Entah kenapa sabtu sore itu,aku males sekali jalan sama pacarku. Niatan sih dirumah aja tapi baru jam 5 sore aku sudah bosan di rumah.
“Sial! Enaknya ngapain ya?” gerutuku dalam hati. “Sms Rita ah..” kemudian kuambil Hp ku; ‘hai,Rit lagi diapain lo?’canda ku.
Rita teman kantor ku, kami sangat akrab. Kebetulan kami senang travelling, pernah kami jalan ke bali beberapa hari tentu saja tanpa sepengetahuan pacarku. Enaknya jika jalan sama Rita, dia cewe yang independent, tidak mau bergantung pada orang lain. Mungkin karena menyadari bahwa kami tidak ada komitment. Aku pun sangat menghormatinya. Tidak jarang saat travelling, untuk menghemat biaya kami CI bareng, tidur bareng satu ranjang tapi belum pernah kejadian macam2. Memang aku akui kalo wajah dia bukan typeku tapi yang lain, bodynya cewe banget! Apalagi buah dadanya itu lo, lumayan besar.

‘Teet teet..teet teet’ sms masuk ‘lagi di rumah, napa emang?gak ngapel lo?’.
kubalas ‘lagi cuti :-) nonton yuk di Metropole bete nih’
kemudian ‘Ayo, jemput gw ya di UKI setengah jam lagi’
‘oke’, jawabku.
Rita tinggal di daerah Cibinong, aku sendiri belum pernah main ke rumahnya. Kami selalu janjian di UKI jika ingin jalan bareng.
Sesampainya di Metropole film akan segera diputar. Saat itu, kami nonton film X-men. Aku yang pilih, Rita nurut aja.
Seperti biasa nonton ya nonton namanya sama teman. Film selesai jam 21.30.
“Laper nih makan yuk” ajak ku. Kemudian kami melangkah ke samping bioskop karena ada yang jual ayam bakar, lumayan enak.
Selesai makan, “Kemana lagi nih Rit, mau balik lo?”
“Abis mau kemana lagi? tapi gw mau nginep di tante gw di rawasari” jawabnya.
“Emang lo mau kemana?”
“Lagi males balik nih, CI yuk?” jawabku asal.
“Orang gila! Kayak rumah lo jauh aja. Emang gak dicariin orang rumah?” seru nya.
“Yee..dibilangin lagi males balik, kalo orang rumah gampang deh. Mau kan?” aku sedikit memelas.
“Ya udah deh, kebetulah gw juga belum telpon tante gw kalo mo nginep. Mau CI dimana emang?” tanyanya kemudian.
“Deket sini aja, gw ambil motor gw dulu ya…”
 photo 728x90_zpslh42jus4.gif
Lima menit kemudian kami tiba di sebuah hotel di bilangan Cikini. Sebenarnya aku sudah beberapa kali CI di hotel tersebut dengan pacarku dan sepertinya Rita faham akan hal itu. Karena saat petugas loby menawarkan antar. Aku bilang,’gak perlu mas, terima kasih’.
Aku gandeng Rita menuju lift untuk naik ke lantai tiga.
“Udah sering CI disini ya?” tanyanya ketika berada di lift.
“Mau tauu..aja!” godaku.
Sesampainya di kamar, aku menyalakan AC, TV dan mencari channel yang menarik. Rita terlihat beradaptasi dengan ruangan kamar. Dia buka hordeng, melihat-lihat keluar sebentar dan menutupnya lagi. Kubuka soft drink yang sempat kubeli ketika di lobby.
“Mau?” kutawarkan ke Rita. Diambilnya sekaleng soft drink dari tanganku, diminumnya seteguk.
“Gw mandi dulu ya, badan kayaknya lengket nih” ucapnya kemudian.
“Gw juga, mandi bareng yuk” ujarku.
Dia mencibir, ” Dasar! emang berani?” tanpa melihatku dia berjalan ke kamar mandi dan menutup pintu.
Aku meneruskan liat tv sambil duduk diatas kasur. Mataku kearah tv tapi tidak dengan otakku. Tiga menit perang batin, akhirnya aku melangkah ke kamar mandi, ku ketuk pintu kamar mandi.
“Rit gw masuk ya..” ujarku.
“Mau ngapain?Gw udah telanjang nih” jawabnya dengan suara sedikit bergetar.
“Ya mau mandi lah” jawabku sambil memutar anak pintu. Ternyata tidak dikunci.

Kulihat Rita berada dibawah shower siap untuk mandi tapi tubuhnya ditutup handuk, matanya melotot kearahku. Kuhampiri dia. Kami bertatapan. Saat bertatapan, aku buka pakaian dan celana jinsku, begitu pun underware. Kutarik perlahan handuk dari tubuh Rita. Rita tidak melawan, keliahatannya sudah pasrah dengan kehendakku.
Kami sama sekali tidak berbicara hanya bertatapan tanpa berani melihat kearah lain. Kami sudah telanjang bulat. Kuraih kran shower, kuputar sedikit. Air memancar pelan, rini tercekat. Dibasuh rambut sebahunya dengan tangannya.
Aku ambil sabun, kutarik tubuhnya ke depan menjauhi shower dan mulai menyabuni tubuhnya bagian belakang. Rita diam aja tapi kurasakan tubuhnya bergetar. Perlahan kusapukan sabun ke bagian depan tubuhnya.

Buah dadanya.. seperti dugaanku besar hingga bergelayut indah. Pelan sekali kusapukan buah dadanya dengan kedua tanganku. Tiba2 kedua tangannya mendekap kedua tanganku, bukan untuk mencegah tetapi ikut mengusap perlahan kedua buah dadanya. Matanya terpejam menikmati usapan yang kami lakukan. Pentilnya mulai mengeras berbarengan dengan mengerasnya penisku. Setelah kurasa cukup menyabuni buah dadanya, tanganku mulai bergeser kebawah. Tangannya pun dilepas membiarkan aku menyabuni daerah perut. Dari perut aku pindah kebalakang mengusap pantatnya. Kutarik pantatnya, akhirnya kamipun berpelukan sambil aku mengusap dan menyabuni pantatnya. Tangannya mulai aktif ikut menyabuni tubuhku bagian belakang. Akhirnya kami saling mengusap, meremas tubuh kami.
Nafas kami mulai memburu, ingin rasanya kusudahi permainan ini dan segera menyetubuhinya. Tapi akal sehatku tak tega karena menyadari kami tidak ada komitmen.

“Ah, gimana entar aja!” pikirku. Kuputar tubuhnya membelakangiku, kusabuni vaginanya. Bulunya sangat lebat, kuusap-usap bibir vaginanya. Dia mulai mendesah.
“Akh…Anton….” kata pertama terucap setelah beberapa waktu kami menikmati mandi bareng tanpa berkata-kata.
“Kenapa Rit?” bisikku.
“Achh…enack..terus..” desahnya.
Vaginanya semakin becek dan akupun mulai terangsang hebat. Kudorong dia ke shower untuk membilas tubuh kami.
Setelah tubuh kami bersih dari sabun, aku mulai menciumi pipinya ingin aku mencium bibir tapi aku masih merasa risih pada status kami saat itu. Dari bibir aku turun menciumi lehernya, tubuhnya menggelinjang. Dari leher aku terus turun kebuah dadanya. Kuciumi, kugigit bergantian. Sementara tangan kanan ku merambah vaginanya kembali, masih becek dan hangat. Kuusap Clitnya dengan jari tengahku, tubuhnya bergetar.

“Akh…Ren…” hanya itu yang terucap. Tubuhnya mulai bergerak mengimbangi gerakan jariku di clit-nya. Matanya sayu.Tangan kiriku memilin puting kirinya, sementara mulutku mengisap puting kanan.
“Shit! Renn..lo apaan gw??” desahnya. Aku makin bersemangat dan mulai mencolok vaginanya. Awalnya Rita menikmati, tapi saat ruas kedua jari tengahku mulai masuk tiba2 tangan kirinya menggemgam tanganku dan menahan laju masuk jariku.
“Jangan Ren, sakit.Gw belum pernah kayak gini” ujarnya tegas sambil menatapku tajam.
“Sory Rit, kita pindah ke kasur ya” ujarku sambil menggandeng tangannya.
“Tapi janji jangan di masukkin ya” jawabnya.
Aku diam, kurebahkan dia dikasur. Sebenarnya tadi dia hampir klimaks kalo saja dia tidak merasa sakit.
Aku jongkok di pinggir kasur, ku kangkang kedua kakinya. Kini vagina dengan bulu lebatnya berada tepat didepan mukaku.Dia berusaha bangkit.
“Rileks aja Rit, gw janji gak akan sakit lagi” dia menurut dan rebahan lagi.
Aku mulai dengan meniup niup vaginanya, dia mulai gelisah kembali. Kepalanya terangkat melihat kearahku. Untuk menenangkannya kupegang kedua tangannya dengan tanganku. Perlahan kusapukan lidahku ke vagina dari bawah terus keatas perlahan. Kepalanya bangkit lagi.
“Ougghh My God!” desisnya. “Hmm cewe yang religius ternyata” pikirku.
Aku mulai intens menyapu vaginanya, kusibakkan rambut lebatnya. Tangannya meremas sprei. Kepalanya bergerak kekiri kekanan.
“Akh…Enak banget sich Ren…Auuuuugghh” tubuhnya bergetar hebat.
Aku makin bersemangat, kucucuk-cucuk clitnya dengan mulutku. Benar saja saat aku mulai mengulum clitnya tiba2 tangan kanannya menjambak rambutku membenam kepalaku ke vaginanya.
Tubuhnya bangkit dan menegang. Matanya terpejam rapat.
“Akh…Aduchh…Aduch…” jeritnya lirih. Sesaat kemudian di lepas jambakannya dan rebahan kembali. Dadanya naik turun, nafasnya memburu.
Aku naik keatas, dia menutup mukanya dengan kedua tangannya. Kuusap rambutnya, perlahan kubuka tangannya.
“Kenapa Rit? Enak gak” tanyaku.
“Enack Gila!”jawabnya sambil tertawa.
“Rit, gw terusin ya…”ujarku.
“Gimana? lo belum ya?” tanyanya.
“Gw tempelin penis gw ya di vagina lo, gak sakit kok” jawabku.
“Ya udah deh”..

Aku mulai mengambil posisi seperti orang mau senggama. Kuletakkan penisku di celah vaginanya. Rita pasrah aja. Aku mulai menggerakkan pelan2. Vaginanya mulai becek lagi walaupun sebelumnya udah basah. Perlahan tapi pasti tubuhnya ikut bereaksi bahkan Rita mulai mendesah kembali. Aku mulai mendayung, gerakan Rita pun makin instens. Tangannya mulai mengarah kan pantatku untuk bergerak seirama dengannya. Birahikupun makin mendekati puncak. Dan…
Rita akan orgasme lagi. Tangannya makin keras menggerakkan pantatku. Rita diambang orgasmenya, gerakannya tidak beraturan. Tidak selaras lagi dengan gerakanku. Saat aku mendayung ke belakang, Rita meraih pantatku dan menariknya kedepan berbarengan dengan orgasmenya. Celakanya penisku malah melesak masuk ke vaginanya…dalam…masuk seluruhnya!
Kepala Rita mendongak ke belakang. “ochhhhh…..” desisnya. Aku sekuat tenaga menahan untuk tidak keluar saat itu.
Penisku semakin berdenyut dan Rita mulai merasakan kalo penisku ada di dalam vaginanya. Anehnya dia tidak merasakan sakit, mungkin karena sudah terlalu becek vaginanya.

 photo 728x90_zpslh42jus4.gif
“Masuk ya Ren…?” bisiknya.
“Iya..lo sih terlalu bersemangat…” jawabku dengan suara bergetar sambil menahan orgasme.
Kucabut perlahan, peret dan berdenyut menimbulkan sensasi luar biasa. Rita menahan nafas dan mendesah. Saat ujung penisku keluar, kuraih penisku dan muntahlah semua spermaku di perut Rita.
“Akhhh..” desisku.
Kurebahkan tubuhku disampingnya dan kamipun tertidur.
Keesokan paginya saat aku terbangun kudapati Rita sudah bangun dan baru selesai mandi.
“Kok gak bangunin gw? Kan kita bisa mandi bareng lagi” ujarku.
“Justru itu yang gw hindari, ntar kalo gw ketagihan gmana?” cibirnya.
“Ga apa2 lagi gw rela kok melayani, he 3x” jawabku.
“Iya enak di lo, trus gw gimana? udah ah jangan dibahas.”
“Cepet mandi trus kita sarapan dan anter gw ke tante gw ya.” jawabnya serius.
“oke, deh boss” gurauku.

Akupun mandi kemudian sarapan di kantin hotel. Saat sarapan kami lebih banyak diam. Sebenarnya banyak yang akan aku utarakan, setidaknya kata maaf tapi aku tahu saat itu dia sendiripun mungkin sedang bingung dengan kejadian semalam.
Selesai sarapan kami CO dan antar Rita sampai depan komplek rumah tantenya, itupun permintaan dia.
Sejak itu kami tidak jalan bareng lagi paling sms an aja. Sampai akhir aku menikah dengan pacarku..

BandarQiu
25.000
BCA - BNI - MANDIRI - BRI - DANAMON


POKERKIUKIU
15.000
 judi capsa

POKERVOVO
25.000

QQDOMINO
50.000
judi domino

AYO99
25.000






Sabtu, 30 Januari 2016

CERITA SEX KETIKA AKU MENJADI PEGAWAI HOTEL

CERITA SEX KETIKA AKU MENJADI PEGAWAI HOTEL

Amel :

Cerita Sex Ketika Aku Menjadi Pegawai Hotel :

kali ini berawal ketika saya menjadi seorang pegawai hotel dan singkat aja cerita seks nya berawal ketika ada seseorang yang memanggilku. “hai abang!” terdengar satu suara yang sangat kukenali menyapaku dari belakang. Saatku berpaling ku lihat Amel sedang berjalan ke arahku. Amel menghulur tangannya lalu kusambut dan bersalaman terus dicium tanganku. Memang kebiasaan kami bersalam Amel akan mencium tanganku tanda hormatnya padaku yang menjadi abang angkatnya sejak setahun yang lalu.

“haa…ingatkan tak datang…” kataku seraya menghulurkan kain pario(kain batik yang sering dipakai untuk bersantai di pantai) berwarna hitam kepadanya.

“eh…kena pakai ni?” Tanya Amel.
“ya, temanya pun ‘beach nite’ kan?” jawabku.

Malam ini adalah malam tahun baru 2008. setiap tahun hotelku mengadakan acara yang sedikit meriah untuk menyambut tahun baru. Aku sebagai bar tender di pub dalam hotel ini sedari pagi sudah sibuk membuat persiapan. Amel dan beberapa waitress di restoran ku minta datang pada pukul 9 pm sebagai back up kerana aku tahu malamnya pasti sibuk dan kaptenku Selvi pasti membutuhkan bantuan.

“oklah..” jawab Amel setelah ku tegaskan bahawa waitress mesti mengenakan kain pario pada malam itu. Amel kemudiannya keluar membawa kain pario tersebut dan kembali tak berapa lama.

“bang, tolong simpankan seluar jeans Amel ni” Amel menghulurkan jeans biru yang dikenakan tadi.

“Amel tak bawa seluar tight, pakai CD aja”

Sambil berdiri di sebelahku Amel menunujukkan belahan kain parionya yang hanya diikat di bahagian pinggul. Ikatannya berada di sebelah kiri pinggulnya dan jika ia melangkah maka terlihatlah paha mulus miliknya hingga ke pangkalnya. Aku dengan bersahaja menyelak sedikit belahan parionya hingga terlihat CD Amel yang berwarna merah. Amel hanya membiarkan kelakuanku membuatku lebih berani mengelus lembut pantatnya.

Aku memandang wajah Amel sambil tersenyum. Amel membalas senyumanku dengan raut wajah yang tidak ku fahami.

“it”s ok, dalam pub ni gelap. Orang tak nampak.” Kataku setelah ku tarik kembali tanganku dari dalam parionya.

Amel hanya tersenyum kemudian meninggalkanku di dalam bar menuju ke ruangan tangah pub di mana dia akan ditugaskan. Aku memandang Amel dari belakang. Goyangan pinggulnya sangat menggoda. Kerana itulah aku sering meraba pantatnya. Tetapi hanya sebatas itu. Aku tidak berani berlebih-lebih. Amel juga tidak pernah memarahi perbuatanku meraba pantatnya. Sering kali juga ku ramas-ramas pantatnya kerana tidak tahan. Amel hanya tertawa melayan gelagatku.

Amel memang berani dari segi pemakaian. Celana jeans ketat dan t-shirt ketat belahan dada rendah memang selalu dikenakannya. Berkulit putih gebu, buah dada yang agak besar bagiku, berwajah manis keturunan bugis dan pantatnya yang sering membuat penisku mengeras. Amel memang cantik. Aku bangga mempunyai adik angkat secantik Amel. Sering kali juga Amel menceritakan padaku beberapa orang manager hotel tempat kami bekerja menggodanya. Pernah satu hari Rodi yang terkenal dengan sikap kurang ajar itu meraba pantatnya, kemudian Amel memaki namun kepada orang tua tak sedar diri itu yang membuatnya tersentak dan malu sewaktu lunch break di café hotel. Tapi aneh, Amel tidak pernah memarahiku jika pantatnya kuraba dan ku ramas sesuka hati.

Jam 11pm pub mulai penuh dengan pengujung. Aku jadi sibuk menyediakan minuman yang dipesan. Berpuluh gelas cocktail dan 2 barrel beer membuatku sedikit berpeluh. Dan ketika jam menunjukkan 12 tengah malam, suasana di dalam pub semakin bising dan riuh. Ketika itulah Amel menghampiriku.

“happy new year!” katanya. Yang membuatku terkejut ialah Amel mencium pipiku yang tak pernah dilakukan sebelum ini. Apalagi di hadapan khalayak ramai.

“happy new year” balasku.

“kenapa cium di pipi? Kalau di bibir kan lebih syok” sambungku sekadar niat mengusik. Tanpaku duga Amel menarik tanganku dan kami keluar ikut pintu belakang pub. Sampai di belakang Amel hanya diam menatapku penuh erti. Aku mengerti kemahuannya cuma dia malu. Lalu dengan pantas ku raih wajahnya mendekati wajahku. Bibir kami bertemu saling berkucupan dengan ganas. Tak ku sangka Amel sangat handal bertarung lidah. Lidahku terasa disedut-sedut ke dalam mulutnya yang mungil. Aku tidak mahu kalah dan ku balas sedutan lidahnya.

Setelah lima minit aksi bercium kami lakukan, kami sama-sama berhenti dan saling menatap wajah masing-masing. Kami seperti dapat merasakan gejolak yang membara di dalam diri. Kemudian kerana belum puas ku rangkul pinggangnya dari hadapan menarik tubuhnya rapat ke tubuhku dan melumat bibirnya kembali. Amel membalasnya dengan rakus sambil nafasnya kedengaran bertambah berat. Kali ini tanganku tidak tinggal diam. Ku ramas kedua-dua belah pantatnya. Kemudian ku singkap parionya ke atas lantas kembali meraba pantatnya yang bulat dan besar yang masih ditutup CD. Aku pindahkan ciuman dan jilatanku kearah lehernya.

“ohh…mmm…abg…hhh” desahan lembut keluar dari mulut Amel.

Aku semakin berani memasukkan tanganku ke dalam Cdnya dan meramas pantatnya dari dalam CD. Ku julurkan jari tengah kearah belahan pantatnya. Kumainkan jariku sebentar di lubang anusnya sebelum menuju ke vagina Amel. Tangan Amel juga tidak tinggal diam. Sebelah tangannya memeluk tubuhku, mana kala yang sebelahnya menggosok penisku yang sudah mengeras dari luar celana. Sungguh nikmat kurasakan tangan lembutnya mengelus penisku.

Aku sudah tidak memikirkan bahawa ketika itu kami masih lagi dalam waktu bekerja. Jariku sedari tadi sudah memasuki liang vagina Amel yang basah akibat kenikmatan yang kuberikan. Cdnya sudah kuturunkan sebatas pahanya. Setelah puas menyerang vaginanya, ku pindahkan kedua-dua tanganku menuju ke arah dua bukit nikmat di dadanya. Ku singkapkan t-shirt putihnya ke atas sehingga menampakkan buah dadanya yang dibaluti bra half cup berwarna hitam. Tanganku lantas menuju belakang tubuhnya mencari kaitan branya, dan dengan sekali sentap terlepaslah kaitan branya. Tanpa buang masa tanganku dengan agak keras meramas buah dada yang menjadi pujaanku selama ini. Sambil bibirnya kembali kulumat dengan bibirku, ku picit-picit kedua-dua putingnya yang mengeras.

“aahh…abg…mmmhhh…ohhh…” desah Amel diselangi dengan cumbuannya yang sekarang sudah berpindah ke leherku. Kadang disedut dan digigitnya leherku yang pasti meninggalkan kesan merah. Aku tidak mempedulikan itu semua. Apa yang ada di benakku ialah untuk memenuhi tuntutan berahiku saat ini dengan seorang gadis cantik yang sedang berada dalam taklukanku. Serangan bibir dan lidahku kuarahkan kearah dadanya yang sangat indah itu. Kujilat, kusedut, dan ku gigit semahunya kedua-dua puting merah kecoklatan itu bergilir-gilir. Serangan-serangan nikmat yang ku lancarkan membuat Amel menjerit kecil dan menekan kepalaku ke arah dadanya.

“abg…sakit…ohh sedapnya…aawww…” tidak karuan lagi desahan dan rintihan Amel yang membuatku lebih teransang.

Tiba-tiba kurasakan penisku sudah tidak berada di dalam sarangnya. Entah sejak bila Amel membuka celanaku mungkin kerana aku keasyikan menikmati tubuh gebu milik Amel sehingga tidak sedar celana panjang dan celana boxerku sudah separas lutut. Amel dengan lembut memegang dan mengocok penisku. Berdesir darahku menahan nikmat kocokan tangan halus Amel yang semakin rancak menjalankan tugasnya. Penisku berukuran biasa, tidak seperti yang sering kubaca di dalam cerita-cerita lain di mana penisnya seperti saiz orang America atau Eropah. Terang-terangan membohong.

“Amel, hisap sayang…” bisikku ke telinganya. Aku ingin sekali merasakan sentuhan bibirnya yang sangat seksi itu dan menguji setahap mana servis oralnya.

Amel mencangkung di hadapanku sambil tangannya terus memegang dan mengocok lembut penisku. Mulai dari jilatan pada pangkal penisku menyusuri batangnya dan terus ke bahagian kepala penisku. Diulangnya beberapa kali sebelum mula mengulum penisku. Perlahan namun nikmatnya sukar untuk kugambarkan dalam cerita ini. Dari atas ku lihat pandangan yang cukup erotis dimana seorang gadis berwajah cantik sedang memberi oral seks. Setelah kurasakan puas dengan kuluman mulut Amel, ku tarik tubuhnya berdiri dan bibir kami bergelut kembali tetapi tidak lama kerana aku sudah tidak sabar untuk merasai kehangatan vagina Amel. Aku menyuruhkan berpaling membelakangiku dan sedikit membongkok. Tangannya menahan pada dinding. Segera kugeselkan penisku ke permukaan vaginanya yang terasa banjir. Perlahan-lahan ku dorong pinggulku, hanya kepala penisku yang masuk kerana vagina Amel terasa sangat sempit.

“aduh…tunggu bang…tahan dulu…eerghh” Amel menahan sakit memintaku berhenti seketika. Aku turutkan kemahuannya kerana aku memang tidak suka memaksa.

“tahan ya sayang..” kali ini aku tekan sedikit keras dan hasilnya setengah batang penisku berjaya memasuki liang vaginanya. Kudiamkan sebentar untuk membolehkan dinding vaginanya menerima kehadiran penisku. Setelah nafasnya kembali tersusun Amel meminta aku memasukkan seluruh batang penisku ke liang nikmat miliknya.

“lagi bang…masuk lagi…adik boleh tahan…ohh…” kata-katanya tersekat kerana aku menyentakkan pinggulku sehingga rapat ke pantatnya.

“aahh..Amel…sedapnyaa…” erangku tak mampu lagi menahan sensasi yang kurasakan.

Penisku tersasa dikepit erat oleh dinding vagina Amel. Amel memang bukan perawan lagi tetapi tidak pernah melakukan hubungan seks setelah perawannya direnggut mantan kekasihnya tidak lama dahulu. Perlahan-lahan aku menggerakkan pinggulku dengan gerakan sorong-tarik. Sungguh mengasyikkan menikmati geseran lubang vagina Amel yang sempit. Makin lama makin cepat gerakan pinggulku sehingga kedengaran bunyi gerlaga tubuhku dengan pantat Amel. Aku mengamati saat-saat pelanggaran tubuhku dengan pantatnya, sesungguhnya aku amat suka melihat pantat besar milik Amel bergetar menerima tusukan-tusukan keras dariku

“aahhh…aahh…abang…ohh…mmmppphhh…sedap bang…” Amel kembali meracau setelah kesakitan vaginanya bertukar menjadi nikmat yang sangat membuatnya teransang hebat.

“sedap sayang?” tanyaku sambil tanganku meraih ke hadapan tubuhnya lalu meramas kedua-dua buah dadanya.

“sedap bang…oohh lagi bang…laju lagiii…aaarrggghhh…” erangan keras keluar dari mulut Amel mengiringi orgasme yang melanda dirinya. Kakinya dirapatkan, tubuhnya bergetar hebat dan hampir jatuh. Mujur aku sempat menahan tubuhnya dari pada jatuh. Ku biarkan Amel menikmati orgasmenya tanpa menarik keluar penisku.

“abang…Amel puas bang…kalau Amel tahu yang abang pandai membuat Amel macam ini, dari dulu lagi Amel minta…” ujarnya setelah dia dapat mengawal dirinya.
“abang belum sampai ni sayang..” kataku tertahan tak sanggup lagi aku menunggu lama lalu ku tarik penisku keluar dan memalingkan tubuh Amel menghadap ke arah ku. Aku lihat terdapat sedikit linangan airmata di wajahnya.

Lalu aku angkat sebelah kakinya melingkar di pinggulku dan mengarahkan penisku menuju vaginanya. Kedua belah tangannya memegang bahuku menahan tubuhnya. Lalu kuteruskan permainan yang belum sudah dengan gerakan yang cepat. Kembali Amel merintih kuat. Bibirku mencari bibirnya yang mungil lalu sambil ku pompa penisku kami berkucupan. Setelah lebih kurang sepuluh minit kurasa spermaku ingin keluar lalu kupercepatkan tusukanku dan tusukan terakhir yang keras sedalam-dalamnya ke dalam liang vagina Amel. Rupanya Amel juga menikmati puncaknya ketika itu.

“aarrgghh abang sampai…” hanya itu yang keluar dari mulutku. Begitu banyaknya spermaku kucurahkan ke dalam vagina Amel sehingga sebahagiannya meleleh keluar membasahi pehanya.

“maaf, abang keluar di dalam” risau juga kerana takut Amel hamil.

“ tak apa bang, Amel baru dua hari lepas tamat period” jelas Amel yang membuatku lega.

Kami kemudian merapikan pakaian, lalu aku masuk kembali ke dalam pub seperti tidak berlaku apa-apa. Mana kala Amel menuju ke tandas untuk membersihkan vagina dan pahanya. Sesampai di dalam bar aku meneguk segelas bir kerana kehausan. Kemudian, Santi cashier di pub itu menghampiriku lalu berdiri rapat di sebelahku. Tangannya memeluk pinggangku. Memang Santi manja denganku dan perlakuan seperti ini sudah biasa bagiku namun apa yang diucapkannya membuat jantungku seperti berhenti.

“abang berani betul ya main di belakang sana…”

“Santi nampak?” aku lihat Santi melihat ke arahku dengan mata yang tajam.

“tadi semasa Santi hendak ke tandas, Santi buka pintu dan nampak abang dengan Amel…” Santi tidak meneruskan kata-katanya. Tangannya lantas menggenggam penisku dari luar celanaku. Terasa ngilu kerana baru habis bertempur.

“lain kali giliran Santi pula yaa…” katanya sambil menghadiahkan satu kucupan lembut di bibirku.

“mm…ya..ya..” kataku gugup kerana tidak menyangkakan hal tersebut.

Santi kemudian melepaskan genggaman tangannya pada penisku dan menuju ke kaunter cashier. Nanti pula akan kuceritakan kisahku dengan Santi yang bagiku sangat mengasyikkan.

Setelah kejadian itu aku sering melakukan hubungan seks dengan Amel di rumah sewaku. Memang indah setiap kali melakukannya dengan Santi yang sehingga kini tiada seorang pun yang mengetahuinya. Amel kini sudah berumah tangga dan mempunyai seorang anak lelaki. Setelah dia menikah kami tidak lagi meneruskan perbuatan kami kerana kukatakan pada Amel yang dia harus setia dan menjaga hubungan suami isteri dengan baik dan jujur.

BandarQiu
25.000
BCA - BNI - MANDIRI - BRI - DANAMON


POKERKIUKIU
15.000
 judi capsa

POKERVOVO
25.000

QQDOMINO
50.000
judi domino

AYO99
25.000

 Judi Poker




Jumat, 29 Januari 2016

Cara Buka Website yang terkena Internet Positif di PC/Laptop

Cara Buka Website yang terkena Internet Positif di PC/Laptop

Di laptop/PC sendiri saya memiliki lebih banyak pengalaman daripada menggunakan Smartphone, saya memiliki beberapa tutorial yang mungkin dapat kalian gunakan sebagai alternatif jika salah satu tutorial tidak work

  • Memasuki Internet Positif Dengan Mengganti DNS
  • Memasuki Internet Positif Dengan Menggunakan VPN Connection
  • Memasuki Internet Positif dengan Menggunakan Anonymox
  • Memasuki Internet Positif dengan menggunakan Private Tunnel (Saudara VPN)
  • Menjebol Website Internet Positif dengan Menggunakan Proxy
  • Menjebol Website Internet Positif menggunakan SSH (no inject)
  • Berikut Tutorialnnya;


Memasuki Internet Positif Dengan Mengganti DNS

1. Tekan Tombol Windows di Keyboard anda
2. Control Panel
3. Network and Sharing Center

4. Pilih Network yang Digunakan (Saya disini menggunakan LAN)
5. Pilih Properties
6. Klik 2x IPV4
7. Pada bagian DNS, Pilih Use the Following DNS Address, Konfigurasi sebagai berikut

a. Preffered DNS: 8.8.8.8
b. Alternate DNS: 8.8.4.4
8. Dengan begitu DNS anda sudah menggunakan DNS Google, dan Bebas dari Internet Positif


Memasuki Internet Positif Dengan Menggunakan VPN Connection

1. Tekan Tombol Windows di Keyboard Anda
2. Control Panel
3. Network And Sharing Center
4. Secara Berurutan, Pilih Setup e new connection or network.>Connect to a workspace > Next

5. Muncul Halaman Do you want tu use a connection that you already have? , Pilih No, create a new connection >Next
6. Muncul Halaman How do you want to connect? Pilih pilihan Use my Internet connection (VPN).

7. Jika anda belum memiliki akun VPN, anda dapat mendapatkannya secara gratis di vpnbook.com
8. Masukan alamat Ip yang anda dapatkan di vpnbook ke Internet Address tadi

9. Masukan Username dan Password, untuk domain kosongkan saja
10. Klik Connect
11. Selesai

Memasuki Internet Positif dengan Menggunakan Anonymox

1. Bagi anda pengguna Filefox ,Anda dapat mengunduh plugin disini, dan untuk pengguna google chrome anda dapat mengunduhnya disini 

2. Tunggu sampai unduhan selesai, program akan terinstal dengan sendirinya (10-20 detik)
3. Selesai
4. Note: Pengalaman saya menggnakan Anonymox, dapat mengurangi kecepatan internet anda ketika menggunakan browser terkait, sebagai gantinya anda dapat mengakses website yang diblokir

Memasuki Internet Positif dengan menggunakan Private Tunnel (Saudara VPN)

1. Unduh dulu Aplikasinya di Website Resmi Private Tunnel yang merupakan generasi baru VPN
2. Jika sudah terunduh, Install Software, cukup next>next>next> centang>finish
3. Buka aplikasi, ketika pada saat pertama kali anda menggunakannya, akan muncul permintaan untuk menverifikasi email, dengan begitu anda akan mendapatkan akses VPN, ketikan saja email anda, kemudian buka inbox di email anda untuk memverifikasi bahwa anda benar benar merupakan pengguna software tersebut
4. Tersedia beberapa server yang disediakan Private Tunnel, pilih salah satu, kemudian klik Connect

5. Tunggu beberapa saat untuk menanti proses authentication
6. Jika sudah berada didalam kondisi connect, anda dapat menikmati koneksi tanpa batas tanpa blokir

Menjebol Website Internet Positif dengan Menggunakan Proxy

1. Jika anda merupakan pengguna Google Chrome, pilih tombol yang berada di Pojok kanan atas (yang berbentuk garis garis) tepat dibawah tombol close
2. Pilih Setting/pengaturan
3. Selanjutnya pilih Show Advanced Setting/ Setelan Lanjutan
4. Cari tulisan “Change Proxy Setting” /”atur setelan proxy”

5. Klik LAN Setting
6. Centang Bagian Proxy Server, Masukan Alamat Proxy dan Portnya ,Anda dapat mendapatkan proxy gratis di Gather Proxy

7. Jika sudah ,tekan OK

Menjebol Website Internet Positif menggunakan SSH (no inject)

1. Sebelumnya, Anda harus mengunduh Bitsive Client SSH
2. Instal sampai selesai
3. Buka Sofware, Sebelumnya, anda harus memiliki akun SSH , anda dapat mendapatkannya di fastssh.com ,pilih server manapun yang anda sukai, daftar sampai anda mendapatkan username, password, host, dan port
4. Setelah anda membuka softwarem masukan username, password, host, dan port (saya sarankan pakai port 443) di Login Tab .kemudian klik proxy setting, pastikan jangan sampai ada bagian yang tercentang

5. Kemudian klik login, tunggu beberapa saat, tada, SSH tanpa inject berhasil anda gunakan sebagai penembus internet positif



BandarQiu
25.000
BCA - BNI - MANDIRI - BRI - DANAMON


POKERKIUKIU
15.000
 judi capsa

POKERVOVO
25.000

QQDOMINO
50.000
judi domino

AYO99
25.000

 Judi Poker